ADVERTISEMENT

Round-Up

Intrik Bupati Dorinus Korupsi Dana Corona Diduga Bayar Mahar Politik

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 29 Jun 2021 21:12 WIB
Poster
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Bupati Mamberamo Raya, Dorinus Dasinapa, ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana COVID-19 pada tahun anggaran 2020 sebesar Rp 3.153.100.000,00. Duit hasil korupsi Dorinus itu diduga dipakai untuk membayar mahar politik.

"Memang benar yang bersangkutan sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak Senin (28/6)," kata Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri di Jayapura, Selasa (29/6/2021), seperti dilansir Antara.

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan dua kali gelar perkara di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta. Walaupun sudah berstatus tersangka, Dorinus belum ditangkap dan ditahan karena masih menunggu persetujuan dari Mendagri.

Sebelum Dorinus jadi tersangka, Polda Papua lebih dulu menetapkan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Mamberamo Raya berinisial SR sebagai tersangka dan menahannya. Polisi pun tak menutup kemungkinan tersangka kasus ini akan terus bertambah.

"Sabar dahulu, ya, karena penyidik masih melakukan penyidikan guna mengungkap siapa saja yang tersangkut kasus tersebut," kata Direktur Reskrimsus Polda Papua Kombes Ricko Taruna.

Disebutkan bahwa dari hasil pemeriksaan terungkap bahwa dana COVID-19 diduga ada yang digunakan untuk membiayai pilkada. Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya mengalokasikan dana Rp 7.257.600.000,00 untuk penanganan COVID-19.

Penjelasan Polri soal Belum Tahan Bupati Memberamo Raya

Polisi belum menangkap dan menahan Bupati Mamberamo Raya, Dorinus Dasinapa, setelah dia ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi terkait dana penanganan Corona atau COVID-19. Polisi menjelaskan alasannya.

Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri menyatakan pihaknya telah mengirim izin penangkapan Dorius ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Nantinya, surat itu akan diteruskan ke Mendagri Tito Karnavian.

"Untuk izin sudah dikirim ke Kapolri," ujar Fakhiri saat dimintai konfirmasi, Selasa (29/6).

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya:

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT