Polisi Tangkap Komplotan Pembobol ATM Lintas Provinsi di Bali

Sui Suadnyana - detikNews
Senin, 28 Jun 2021 18:19 WIB
Pembobol ATM lintas provinsi ditangkap di Bali (dok. Istimewa).
Pembobol ATM lintas provinsi ditangkap di Bali. (dok. Istimewa)

Namun setelah dicek, saldo rekening korban hanya tersisa Rp 106.897. Korban pun kaget, saldo yang semula sebesar Rp 8,9 juta telah berkurang.

"Pihak bank mengatakan bahwa ATM korban telah dibobol karena telah terjadi penarikan yang terakhir melalui mesin ATM Alto sebesar Rp 8,8 juta," jelas Bayu Sutha.

Mengetahui ATM-nya dibobol, korban lalu melaporkan kasus pembobolan tersebut ke Polsek Sukawati karena tempat kejadian terjadi di Guwang, Kabupaten Gianyar. Unit Operasional Polsek Sukawati kemudian melakukan penyelidikan dan mengecek rekaman CCTV ATM.

Dari rekaman CCTV ditemukan para pelaku yang sedang melakukan aksinya memasang perangkap kartu di mesin ATM (card trapping) dan stiker call centre palsu sehingga korban tertipu untuk menghubungi nomor tersebut. Pelaku juga terekam masuk kembali setelah korban pergi, untuk merusak ATM dan mengambil kartu ATM korban.

Akhirnya, pada Sabtu (26/6/2021), Unit Opsnal Polsek Sukawati berhasil menangkap tiga orang dari komplotan pembobol ATM ini di Hotel Bali Dwipa, Kuta, Badung. Polisi pun langsung mengamankan barang bukti dari tangan pelaku.

"Barang bukti yang berhasil diamankan yakni uang tunai Rp 4,8 juta, sembilan kartu ATM berbagai bank, satu buah obeng, satu buah gunting, dua unit sepeda motor, dan enam handphone dari tangan pelaku," jelas Bayu Sutha.

Polisi kemudian mengganjar komplotan pembobol ATM lintas provinsi ini dengan Pasal 363 ayat 1 ke-4 dan ke-5 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan pemberatan. Mereka diancam dengan hukuman pidana maksimal tujuh tahun penjara.


(nvl/nvl)