Kukuhkan PB PMII 2021-2024, Cak Imin Ingatkan Semangat Reformasi

Khoirul Anam - detikNews
Sabtu, 26 Jun 2021 18:56 WIB
Cak Imin
Foto: Dok PKB
Jakarta -

Ketua Majelis Pembina Nasional (Mabinas) Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) Abdul Muhaimin Iskandar mengukuhkan PB PMII masa khidmat 2021-2024 hari ini. Ia menyebut PMII memiliki kekuatan yang lebih dibanding organisasi-organisasi lain yang bukan hanya mengawal NU, tetapi Indonesia secara umum.

"Atas nama Ketua Mabinas, saya bukan hanya menitipkan NU, tetapi juga menitipkan Indonesia kepada Anda semua," ujar Cak Imin, sapaan akrabnya, dalam keterangan tertulis, Sabtu (26/6/2021).

Mantan Ketua Umum PB PMII periode 1994-1996 ini menyatakan PMII turut serta melahirkan reformasi yang semangat utamanya adalah perubahan, perbaikan, dan pembaharuan. Semangat reformasi tersebut telah melahirkan wajah demokrasi yang dinamis dan tumbuh dengan baik sehingga bisa dinikmati bersama oleh masyarakat saat ini.

"Kader-kader PMII turut serta melahirkan reformasi sehingga wajah demokratisasi saat ini bisa kita nikmati bersama," ungkapnya.

Dalam acara itu, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini memandu seluruh pengurus PB PMII membaca ikrar setia kepada organisasi yang kini dipimpin oleh Muhammad Abdullah Syukri, Sekjen Muhammad Rafsanjani, dan Bendahara Umum Panji Sukma Nugraha.

"Di depan para pendiri PMII, di depan para kiai dan ulama seluruh Nusantara, dan depan hadirin hadirat sekalian. Bersama ini, saya sebagai Ketua Mabinas PB PMII akan mengukuhkan jajaran PB PMII 2021-2024," ujarnya.

"Sebagai Pengurus Besar PMII, senantiasa berpegang teguh pada ajaran Islam Ahlussunnah Waljamaah, nilai dasar pergerakan, AD/ART, nilai-nilai, norma dan produk hukum PMII lainnya, serta cinta Tanah Air Indonesia," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PB PMII, Abdullah Syukri juga melantik kepengurusan baru Pengurus Besar Korps PMII Putri (PB Kopri) periode 2021-2024 yang diketuai oleh Maya Muizatil Lutfillah.

Sebagai informasi, Kopri merupakan lembaga semi otonom PMII yang khusus diisi para kader perempuan PMII. Lalu prosesi pengukuhan tersebut dihadiri sejumlah pendiri PMII pengurus dan kader PMII daerah, sekaligus beberapa mantan ketua umum PB PMII periode sebelumnya baik secara luring maupun daring.

(ncm/ega)