Pasien Corona Membeludak, RSUD Bekasi Siapkan Tempat Tidur di Lorong RS

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 25 Jun 2021 20:15 WIB
Jakarta -

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Chasbullah Abdulmadjid di Kota Bekasi menjadi sorotan di masa pandemi COVID-19 lewat video viral yang memperlihatkan pasien membeludak sampai di parkiran dan pikap. Agar pasien tak lagi tidur di parkiran hingga pikap, RSUD menyiapkan lorong gedung sebagai lokasi perawatan.

"Diinstruksikan oleh Pak Wali Kota dan kami telah membuka pada lorong pintu masuk gedung A ditetapkan sebagai triase dengan kapasitas 15 bed dan untuk mengurai pasien dan menambah satu lantai di gedung E dengan kapasitas 45 bed," kata Dirut RSUD Chasbullah Abdulmajid, dr Kusnanto Saidi, dalam keterangan pers tertulis, Jumat (25/6/2021).

Video viral memperlihatkan kondisi overkapasitas di RSUD ini. Pihak RSUD mengakui pihaknya kelebihan pasien. Maka, langkah yang ditempuh adalah menyediakan lorong Gedung A yang muat 15 tempat tidur (bed) dan lorong Gedung E yang muat 45 tempat tidur.

"Insyaallah sore ini sudah bisa difungsikan dan beroperasional dan total ada 600 bed, di antaranya 400 untuk pasien isolasi dan 200 pasien penyakit umum. Dan, 60% pasien yang diisolasi merupakan warga yang ber-KTP Kota Bekasi, 40% warga ber-KTP luar Kota Bekasi. Tenda ini dan lorong ini merupakan triase dan untuk screening pasien karena Unit Gawat Darurat telah kami fungsikan sebagai ruang rawat untuk pasien COVID-19," kata Kusnanto Saidi.

Tadi pagi, banyak pasien yang datang dan meminta dirujuk ke RSUD ini. Pihak RSUD Chasbullah Abdulmadjid juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga atas peristiwa overkapasitas tersebut.

"Terkait antrean tersebut. Sebelumnya kami meminta maaf dan kami sudah memantau sejak tadi malam, namun pagi hari tadi ternyata banyak antrian pasien yang datang. Banyak warga yang meminta dirujuknya ke RSUD, dan kapasitas tenda tidak tertampung," kata dia.

(dnu/imk)