Kasus COVID Bandung Masuk Zona Merah Lagi, Ini Datanya

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 25 Jun 2021 19:33 WIB
Kasus COVID Bandung Masuk Zona Merah Lagi: Ini Datanya
Kasus COVID Bandung Masuk Zona Merah Lagi: Ini Datanya/ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Kasus COVID-19 di Bandung kembali memasuki zona merah. Sementara itu, Kabupaten Bandung Barat, yang sebelumnya juga masuk zona merah, kini berubah menjadi zona oranye atau zona berisiko sedang penularan COVID-19.

Pengetatan aktivitas masyarakat juga sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu. Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyebut aturan yang saat ini berlaku masih sesuai dengan situasi COVID-19 saat ini.

"Pada saat kemarin kita ratas, itu skor risiko kita di angka 1,81 persen. Sebetulnya 0,01 lagi sudah ke zona merah makanya kemarin ratas semua regulasi yang dikeluarkan sudah relatif untuk zona merah. Makanya penutupan itu kalau zona merah," kata Yana kepada wartawan di Balai Kota Bandung, Jumat (25/6/2021).

Data Kasus COVID Bandung Hari Ini

Dari data Pusat Informasi COVID-19 Kota Bandung, per hari ini (26/6), ada 133 penambahan kasus harian. Total kasus aktif kota Bandung kini mencapai 2.127 kasus.

Sementara itu, angka kesembuhan juga bertambah 41 orang. Total konfirmasi kesembuhan mencapai 20.591 kasus.

Untuk kematian, hari ini Bandung melaporkan nol kasus sehingga total kasus kematian sejak pandemi ada di angka 381.

Aturan Pengetatan COVID Bandung

Aturan pengetatan diatur dalam Perwal No 61 Tahun 2021 tentang perubahan keenam atas peraturan Wali Kota No 1 tentang Pemberlakuan Pembatasan Sosial Skala Besar Secara Proporsional.

"Beberapa aturan yang sudah dikeluarkan di Perwal untuk zona tinggi, penutupan tempat hiburan, penutupan tempat wisata, rumah makan juga hanya take away, jam operasional juga dibatasi," ungkap Yana.

Diketahui mulai 24 Juni lalu, juga terjadi penurunan kasus positif di Bandung. Bed occupancy rate (BOR) juga menurun dari 94,97 persen menjadi 91 persen.

Pemkot Siapkan Alat Gali Liang Lahad

Untuk mengantisipasi lonjakan jenazah COVID-19 Bandung di TPU khusus Cikadut, Pemkot Bandung menyiapkan alat berat backhoe. Backhoe digunakan untuk mempercepat penggalian liang lahad di TPU tersebut.

"DPU kirimkan backhoe untuk mempercepat penggalian (liang lahad di TPU Cikadut)," kata Sekretaris Dinas Tata Ruang Kota Bandung Achmad Tadjudin di Balai Kota Bandung, Jumat (25/6/2021).

Penggalian tanpa alat berat hanya dapat menyiapkan 10 liang lahad. Sedangkan jika dengan backhoe diperkirakan bisa membuat 30 liang lahad.

"Alhamdulillah bisa ditangani yang tadinya menggali butuh waktu 2-4 jam, dengan backhoe lebih cepat," lanjutnya.

Diketahui TPU khusus COVID Cikadut memiliki data tampung sekitar 5.000 liang lahad. Menurut data per Kamis (24/6), ada 1.723 yang terpakai dan tersisa 3.277 liang lahad.

(izt/imk)