Polisi Beri Trauma Healing ke Anak yang Diperkosa Ayah Kandung di Jaksel

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Jumat, 25 Jun 2021 13:59 WIB
Polisi: Remaja Hendak Bunuh Diri di Mapolres Jaksel Idap Skizofrenia
Foto Kapolres Jaksel Kombes Azis Andriansyah (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Polisi memberikan trauma healing kepada anak yang menjadi korban pemerkosaan oleh H (43), yang merupakan ayah kandungnya. Polisi juga memberikan pendampingan dan perawatan.

"Sedangkan tim terpadu akan memberikan pembimbingan dan perawatan terhadap korban, termasuk memberikan tempat perawatan untuk healing psikologi kepada korban," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah kepada wartawan, Jumat (25/6/2021).

Untuk diketahui, seorang pria berinisial H (43) di Jakarta Selatan (Jaksel) tega memperkosa putri kandungnya sendiri. Pelaku telah melakukan aksi bejatnya itu sejak anaknya masih berusia 9 tahun.

"Diawali 2017, sejak korban 9 tahun di Riau, mulai disetubuhi. Pelaku adalah ayah kandung sendiri atas nama H, 43 tahun," kata Azis.

Polisi mengungkap kasus pemerkosaan tersebut bermula dari laporan masyarakat. Pelaku H merupakan seorang warga yang tinggal di Pesanggrahan, Jaksel. Berdasarkan hasil penyelidikan, H dan anaknya sebelumnya tinggal di Riau dan dalam kondisi keluarga yang tidak harmonis.

"Dari hasil penyelidikan, anak tersebut merupakan hidup di keluarga broken home dan awalnya tinggal di Riau," ujarnya.

Pelaku saat ini sudah ditangkap dan dilakukan penahanan di Mapolres Metro Jaksel. H dijerat dengan Pasal 76 D juncto Pasal 81 No 35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU RI No 23 Tahun 2022 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara.

(zap/zap)