Round-Up

4 Fakta Kasus Harian Corona Tembus 20 Ribu di Indonesia

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 25 Jun 2021 06:36 WIB
Poster
Ilustrasi Corona (Foto: Edi Wahyono-detikcom)
Jakarta -

Kasus positif Corona atau COVID-19 di Indonesia bertambah lebih dari 20 ribu dalam sehari. Hal ini menunjukkan pandemi Corona di Indonesia belum berakhir.

Ada 20.574 kasus COVID-19 yang dilaporkan pada Kamis (24/6/2021). Jumlah tersebut melewati catatan tambahan tertinggi kasus COVID-19 sebelumnya.

Data penambahan kasus Corona harian ini dipublikasikan oleh Kementerian Kesehatan lewat akun Instagram resminya. Data ini dihimpun setiap hari dengan cut off per pukul 12.00 WIB.

Tambahan tersebut menyebabkan total kasus positif COVID-19 di RI sejak Maret 2020 berjumlah 2.053.995 kasus. Dari jumlah tersebut, 171.542 sebanyak merupakan kasus aktif.

Selain itu, Pemerintah juga melaporkan 9.201 pasien positif Corona yang sembuh. Jumlah kumulatif pasien yang telah sembuh ialah 1.826.504 orang.

Pemerintah juga melaporkan ada 355 pasien COVID-19 di Indonesia yang meninggal dunia. Total kumulatif pasien yang meninggal dunia berjumlah 55.949 orang.

DKI Pecah Rekor Lagi

Kasus Corona di Jakarta pada Kamis (24/6/2021) kembali melewati catatan kasus tertinggi sebelumnya. Ada 7.505 kasus Corona baru yang ditemukan di DKI Jakarta.

"Kami di Pemprov DKI Jakarta mengimbau seluruh warga meningkatkan kewaspadaan dan semakin taat protokol kesehatan, karena penularan COVID-19 yang kian cepat. Patuhi aturan yang berlaku sebagai upaya kita bersama dalam menekan penyebaran virus ini," tegas Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, di Balai Kota Jakarta.

Kasus aktif di Jakarta juga naik 5.195. Secara total, ada 40.900 orang yang masih dirawat maupun isolasi karena Corona di Jakarta. Sedangkan jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini ialah 494.462 kasus.

Dari total kasus positif, pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 445.450 dan total 8.112 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,7%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7%.

Ada 1.112 Kasus Corona Baru Pada Anak di DKI

Dinkes DKI mengatakan ada 830 kasus virus Corona pada anak usia 6-18 tahun. Selain itu, ada 282 kasus Corona yang terjadi pada balita umur 0-5 tahun.

"Tren kasus positif aktif pada anak di bawah usia 18 tahun masih bertambah. Sebanyak 15 persen dari 7.505 kasus positif hari ini adalah anak-anak di bawah usia 18 tahun, dengan rincian, yaitu 830 kasus adalah anak usia 6-18 tahun dan 282 kasus adalah anak usia 0-5 tahun," kata Dwi dalam keterangan pers tertulis lewat website ppid.jakarta.go.id.

"Sedangkan 5.775 kasus adalah usia 19-59 tahun dan 618 kasus adalah usia 60 tahun ke atas," sambungnya.

Dwi meminta para orang tua melakukan pengawasan ketat anak-anak. Dia mengimbau orang tua agar menghindari aktivitas keluar rumah bersama anak untuk menekan laju penyebaran virus Corona.

Kasus Corona Mingguan Melonjak 42%

Kasus positif Corona di Indonesia secara nasional melonjak sampai 42% dalam sepekan. Satgas Penanganan COVID-19 mengatakan PPKM secara mikro masih menjadi cara paling efektif untuk meredam penularan Corona.

"Minggu ini, perkembangan kasus positif COVID-19 nasional mengalami peningkatan yang sangat signifikan sebesar 42%. Kenaikan ini telah berlangsung selama lima minggu berturut-turut dan dikontribusikan oleh provinsi-provinsi di Pulau Jawa dengan penambahan mencapai hampir dua kali lipat dibandingkan dengan minggu lalu," kata ujar Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dalam keterangan tertulis, Kamis (24/6).

Ada lima provinsi di Pulau Jawa yang berkontribusi terhadap kenaikan kasus positif COVID-19, yaitu DKI Jakarta yang naik sebesar 13.022 kasus; Jawa Barat yang naik sebesar 6.449 kasus; Jawa Timur naik 1.756 kasus; Daerah Istimewa Yogyakarta yang naik sebesar 1.322 kasus; dan Jawa Tengah yang naik sebesar 1.012 kasus.

Sejalan dengan kenaikan kasus positif, kematian di Provinsi ini juga menjadi yang tertinggi di minggu ini. Hanya DIY yang angka kematiannya tak meningkat tajam.

Simak video 'Panduan Pelacakan Kontak untuk Kasus COVID-19':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya