Pangdam Jaya Pimpin Pelepasan Jenazah Nakes Wisma Atlet Gugur karena COVID

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 24 Jun 2021 23:01 WIB
Sejumlah kendaraan ambulans dan bus sekolah yang membawa pasien COVID-19 antre untuk masuk kawasan Rumah Sakit Darurat  COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet, Jakarta, Kamis (10/6).
Ilustrasi Wisma Atlet Kemayoran (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Seorang tenaga kesehatan (nakes) di rumah sakit darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet, Liza Putri Noviana, gugur usai positif Corona. Upacara pelepasan jenazah digelar untuk penghormatan terhadap Liza.

Upacara pelepasan jenazah dipimpin oleh Pangdam Jaya, Mayjen TNI Mulyo Aji. Acara pelepasan berlangsung di Tower 1 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (24/6/2021) malam.

Sebelum penghormatan terakhir dimulai, acara diawali dengan proses salat jenazah. Jenazah Liza berada di dalam mobil ambulans.

Seluruh jajaran Wisma Atlet tampak menyalakan lilin sebagai tanda penghormatan. Acara berlangsung hikmat.

"Hari ini kita kehilangan rekan yang sudah menemani kita sejak berdirinya rumah sakit ini. Rekan yang selalu setia, selalu tanpa pamrih berusaha untuk membantu saudara-saudara kita yang lain sampai dengan sehat. Dialah Liza Putri Noviana, usia 24 tahun," kata Mulyo dalam sambutannya.

Mulyo mengatakan bangsa kehilangan salah satu orang terbaik. Dia mengatakan jenazah Liza akan dibawa ke Cilacap, Jawa Tengah.

"Hari ini kita kehilangan orang terbaik bangsa yang berjuang yang rela mengorbankan keselamatannya demi orang lain. Untuk itu mari kita sama-sama mengantar jenazahnya, melepas dari Wisma Atlet ini menuju ke Cilacap," katanya.

Mulyo menyebut pemerintah mengucapkan terima kasih atas perjuangan yang telah dilakukan Liza. Dia mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

"Saya atas nama pemerintah negara dan penanggung jawab rumah sakit ini mengucapkan terima kasih dan selamat jalan kepada Liza Putri Noviana yang telah berpulang mendahului kita karena sakit. Semoga Allah menerima segala amal ibadahnya, menempatkan beliau di tempat yang sebaiknya dan bagi keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan. Selamat jalan suadaraku, Liza Putri Noviana. Kami di sini kehilangan, kami di sini mengantar jenazahmu. Selamat jalan," katanya.