Moeldoko: Tenaga Medis Kewalahan, Gelombang Kedua Pandemi Tak Terelakkan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 24 Jun 2021 21:52 WIB
Moeldoko (dok. Istimewa)
Foto: Moeldoko (dok. Istimewa)
Jakarta -

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengatakan kasus Corona meningkat pesat dalam waktu yang sangat cepat. Moeldoko menyatakan saat ini tenaga medis kewalahan menangani pasien Corona.

"Saat ini kita sedang menghadapi cobaan berat, dalam waktu singkat jumlah penderita COVID-19 meningkat yang sangat pesat. Rumah sakit dan tenaga medis menjadi kewalahan. Gelombang kedua pandemi tak bisa terelakkan," kata Moeldoko dalam video yang diunggah di akun Instagram resminya, seperti dilihat, Kamis (24/6/2021).

"Untuk itu pemerintah bergerak sangat sigap dan bertindak cepat. Fasilitas kesehatan terus ditambah, pengobatan terbaik dan target 1 juta vaksin per hari terus kita upayakan," lanjutnya.

Moeldoko mengatakan pemerintah terus melakukan upaya pelacakan untuk memutus mata rantai penularan Corona. Dia meminta masyarakat turut mencegah penularan Corona.

"Pemerintah tidak kenal lelah dalam melakukan kegiatan testing, tracing dan juga treatment. Namun demikian hal ini tidak cukup, justru yang sangat kuat diinginkan adalah dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Kenapa demikian? Agar negeri tercinta segera terbebas dari pandemi yang tidak berkesudahan," jelasnya.

Moeldoko menegaskan bahwa penyebaran virus Corona tidak pandang bulu. Dia mengingatkan agar warga senantiasa menaati protokol kesehatan saat beraktivitas.

"Meningkatnya penyebaran COVID-19 ini tidak pandung bulu dan menyerang siapa saja. Bisa saja menyerang teman kita, tetangga kita, istri kita, suami atau anak-anak kita, bahkan mungkin kita sendiri. Untuk itu saya mengajak kita semuanya untuk meningkatkan kepedulian sosial dengan tetap patuh, disiplin dan menjaga satu sama lain, dengan selalu menjalankan protokol 5M. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas atau kegiatan," jelasnya.

Masyarat juga diimbau Moeldoko untuk meningkatkan kepedulian bersama. Salah satunya adalah membantu warga yang sedang menjalankan isolasi mandiri.

"Selain itu, kepedulian juga perlu kita tingkatkan bersama dengan membantu tetangga atau keluarga kita yang sedang melakukan isolasi mandiri. Membantu apa, tentu kita bisa berbagi makanan dan kebutuhan sehari-hari. Sehingga kebutuhan mereka tercukupi selama masa isolasi mandiri. Dukungan kita bahkan sangat berarti bagi mereka, agar mereka dapat segera pulih dan semangat," kata dia.