Ganjar Setuju Usulan Bandara Ngloram Jadi Bandara Abdurrahman Wahid

Angga Laraspati - detikNews
Kamis, 24 Jun 2021 21:21 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Senin (21/6/2021).
Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Jakarta -

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan usul agar Bandara Ngloram, di Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah dinamai Bandara Abdurrahman Wahid. Ganjar mengatakan usulan penamaan Bandara Abdurrahman Wahid alias Gus Dur ini diutarakan oleh Bupati Blora, Arief Rokhman.

"Ini ada nama diusulkan oleh Bupati, Abdurrahman Wahid (atau) Gus Dur. Saya setuju," jelas Ganjar dalam keterangannya, Kamis (24/6/2021).

Saat kunjungan kerja sekaligus cek penanganan COVID-19 di Blora, Ganjar menegaskan soal penamaan dirinya mendukung penuh usulan dari tuan rumah sebagai pemilik. Ganjar sendiri menyebut soal pembebasan lahan yang dikerjakan oleh Pemprov juga telah selesai.

"Dari Pemprov sudah beres. tinggal nunggu berita acara persiapan hibah. Jadi kita yang membebaskan sudah selesai semua kita biayai terus kita hibahkan. Nah itu drafnya udah ada tinggal saya teken aja," katanya.

Di sisi lain, Ganjar juga berterima kasih karena Bupati Blora bergerak cepat dengan menghubungi maskapai penerbangan. Menurutnya, sudah ada dua yang akan tinggal landas di Bandara tersebut.

"Kita siapkan biar nanti bisa segera kita ujicoba untuk operasional seperti yang di Purbalingga dan pak Bupati juga sudah mengambil inisiatif bekerja sama dengan beberapa kabupaten, Bojonegoro Tuban, Rembang, nah nanti kita bicara skema-skema pembiayaan ini udah siap," ujar Ganjar.

"Termasuk bagaimana memenej detailnya malah pak bupati sudah siapin lebih operasional lagi, mudah-mudahan ini bisa segera jalan," lanjutnya.

Ganjar melanjutkan, progres pembangunan Bandara Ngloram saat ini telah mencapai 85% untuk terminal. Sedangkan untuk aksesnya baru dimulai, namun, akses Bandara Ngloram diuntungkan karena dekat dengan stasiun kereta api.

"Kalau pembangunan terminal sudah 85 persen, jalan akses baru dimulai. Tapi kan beruntung itu karena belakangnya ada stasiun, sehingga nanti koneksinya ke kereta api," tandasnya.

Sebagai informasi, Pembangunan terminal Bandara Ngloram, di Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, dikebut dan ditargetkan rampung pada 2021. Bandara yang terletak di ujung timur Jateng itu diharapkan membuka aksesibilitas ke Blora dan sekitarnya serta mendongkrak ekonomi daerah.

Bandara Ngloram, yang tidak aktif selama 34 tahun, sebelumnya dikhususkan mendukung industri minyak dan gas di Cepu dan sekitarnya.

Pada 2018, aset milik Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral itu dialihkan ke Kementerian Perhubungan untuk dijadikan bandara umum. Landas pacu bandara tersebut kini menjadi 1.500 meter, dengan lebar 30 meter.

(ega/ega)