Corona Juga Serang Anak-anak, Ganjar Minta PTM di Jateng Ditunda Lagi

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 24 Jun 2021 11:36 WIB
Poster
Ilustrasi pandemi Corona. (Foto: Edi Wahyono)
Semarang -

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta agar pembelajaran tatap muka (PTM) atau sekolah tatap muka kembali ditunda. Hal itu karena anak-anak berisiko terpapar virus Corona atau COVID-19, terlebih pasca munculnya varian Delta di Jateng.

Ganjar mengatakan kondisi penyebaran COVID-19 masih tinggi atau jika dalam kategori warna, termasuk dalam kategori merah. Menurutnya penularan ke anak sedang meningkat sehingga PTM lebih baik ditunda.

"PTM nggak berani, masih merah begini. Apa lagi penularan ke anak sekarang kerasa meningkatnya. Kalau di awalnya kan COVID nggak mau ke anak, tapi sekarang faktanya anak-anak kena. Jadi tunda dulu (PTM)," kata Ganjar di rumah dinasnya di Semarang, Rabu (26/3/2021) malam.

Ganjar menjelaskan sejak awal pandemi tahun lalu hingga tanggal 21 Juni 2021 malam tercatat ada 22.521 anak terpapar virus Corona, dengan rentang usia 0 hingga 9 tahun.

"Dari data Corona Jateng yang masuk ke kita 21 Juni pukul 20.00. Jumlah anak-anak yang terpapar COVID itu, mulia dari dulu, kita catat 22.521 anak, banyak ya. Rinciannya ada 239 anak yang dirawat, 1.159 anak isolasi, 89 anak meninggal, 21.034 anak sembuh. Ini sejak pertama mencatat. Rentang usia 0-9 tahun. Menurut saya banyak," jelasnya.

Ganjar Pranowo menyebut memang ada peningkatan jumlah anak yang terpapar Corona akhir-akhir ini. Jika ditanya apakah terkait dengan varian Delta, Ganjar mengatakan patut diduga demikian.

"Kalau sekarang kemungkinan varian baru. Kalau yang dulu-dulu kita catatnya dari pertama kita masih catatan secara holistik," tandasnya.

Soal PTM juga sudah dituangkan dalam Surat edaran Gubernur Jateng No 443.5/0008989 tertanggal 15 Juni 2021 tentang Perpanjangan PPKM Berbasiskan Mikro Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Jateng. Dalam surat itu Ganjar Pranowo meminta PTM dipertimbangkan lagi.

Simak juga 'Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka di Jakarta Disetop':

[Gambas:Video 20detik]



(mbr/sip)