Kemenkes: Stok Oksigen Cukup tapi Tabungnya Mengkhawatirkan

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 23 Jun 2021 19:34 WIB
Plt Dirjen Kemenkes Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS bersama Direktur Utama PT Trisinar Indopratama (Technoplast) Ellies Kiswoto berdiskusi terkait tantangan distribusi vaksin covid-19 di Jakarta Barat, Selasa (20/4/2021). Program vaksinasi menjadi senjata untuk mengakhiri pandemi COVID-19 namun untuk mencapainya terdapat beberapa tantangan.
Maxi Rein (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan hingga saat ini ketersediaan oksigen di rumah sakit masih cukup. Namun Kemenkes mengkhawatirkan keterbatasan tabung oksigen jika kasus Corona di RI tidak terkendali.

"Sampai saat ini stok oksigen kita di nasional cukup, Jakarta cukup, nasional cukup. Yang dikhawatirkan, kasusnya kalau tidak terkendali, ya tentu ada batasnya," kata Plt Dirjen P2P Kemenkes Maxi Rein Rondonuwo dalam dialog di kanal YouTube Kemkominfo, Rabu (23/6/2021).

Maxi mengatakan oksigen dengan mudah bisa diproduksi. Namun dia mengkhawatirkan tak ada tabung oksigen untuk menampung.

"Oksigen bisa diproduksi cukup, tapi tabungnya yang saya khawatir. Tabungnya kan itu mesti ada, nggak mungkin nggak ada tabung penampungan. Tabung bisa kurang," kata dia.

Maxi kemudian mencontohkan lonjakan jumlah kasus Corona di India. Maxi mengatakan, dalam kasus di India, stok oksigen tersedia tapi kekurangan tabung oksigen.

"Ya seperti India mengalami seperti itu. Produksi oksigen kan bisa ada yang oksigen konsentrat, yang bisa diambil dari udara diproduksi dari oksigen. Yang dikhawatirkan tabungnya. Kalau oksigen, saya nggak khawatir," katanya.

Lihat juga Video: Stok Oksigen Eceran di Yogyakarta Langka

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2