Menhub Ingatkan 2 Pelabuhan di Gorontalo Lakukan Efisiensi Cegah Kemacetan

Ajis Khalid - detikNews
Rabu, 23 Jun 2021 19:25 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi saat meninjau 2 pelabuhan di Gorontalo (Ajis/detikcom).
Menhub Budi Karya Sumadi saat meninjau dua pelabuhan di Gorontalo (Ajis/detikcom)
Gorontalo -

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta dua pelabuhan di Gorontalo bekerja sama melakukan efisiensi dalam bongkar-muat angkutan logistik. Hal ini untuk mencegah kemacetan di Gorontalo.

"Di Gorontalo ada dua pelabuhan, Pelabuhan Anggrek (di Kabupaten Gorontalo Utara) dan pelabuhan yang ada di Kota Gorontalo. Saya berharap ini disinergikan sehingga terjadi suatu efisiensi dari angkutan logistik yang banyak, sementara yang di kota tidak membuat kemacetan," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi setelah melihat Pelabuhan Anggrek, Rabu (23/6/2021).

Budi menilai Pelabuhan Anggrek di Kabupaten Gorontalo Utara merupakan salah satu pelabuhan strategis, apalagi jika dimanfaatkan secara efisien. Sebab, posisinya berada di utara Pulau Sulawesi dan berdekatan dengan negara tetangga.

"Intinya ada satu iklim pelabuhan bisa berkoneksi dengan negara-negara Timur Jauh, seperti, Jepang, Korea, China, dan Hong Kong. Ini menunjukkan titik pelabuhan sangat bangus," jelasnya.

Budi melanjutkan pihaknya mengembangkan Pelabuhan Anggrek dengan mengajak pihak swasta dari dalam dan luar negeri untuk berkolaborasi.

"Pemerintah meminta pemenang konsorsium melaksanakan dengan baik serta profesional dengan melakukan sinergi secara nasional dan internasional. Tidak mungkin satu pekerjaan yang namanya pelabuhan itu dikerjakan satu per satu," imbuhnya.

Pengembangan Pelabuhan Anggrek juga melibatkan pemerintah daerah untuk perluasan lahan pelabuhan.

Dalam kunjungannya ke Gorontalo, Budi juga mengecek langsung aktivitas bongkar-muat di Pelabuhan Gorontalo yang berada di ibu kota provinsi. Menurutnya, aktivitas di pelabuhan masih cukup padat meski di tengah pandemi COVID-19.

"Menandakan perekonomian di kala pandemi tetap bergerak dan itu harus disyukuri. Perintah Presiden, walau pandemi, aktivitas logistik itu harus jalan," tuturnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2