Kodam BB Serahkan Kasus Anggota TNI di Medan Dikeroyok 10 Preman ke Polisi

Datuk Haris Molana - detikNews
Rabu, 23 Jun 2021 11:51 WIB
Ilustrasi Penganiayaan
Ilustrasi penganiayaan (Edi Wahyono/detikcom)
Medan -

Kodam I/Bukit Barisan (BB) mempercayakan penanganan dugaan anggota TNI dikeroyok 10 preman di Medan kepada polisi. Sejumlah pelaku disebut telah ditangkap.

"Sudah diserahkan ke polisi," kata Kapendam I/Bukit Barisan Letkol Inf Donald Erickson Silitonga, Rabu (23/6/2021).

Donald menyebut lima dari 10 orang terduga pelaku pengeroyokan telah ditangkap polisi. Sedangkan lima lainnya masih diburu.

"Ada 10 orang, tinggal lima lagi masih pencarian," ucap Donald.

Dia mengatakan anggota TNI yang menjadi korban pengeroyokan telah mendapat perawatan. Anggota TNI tersebut sudah kembali ke kesatuan.

"Kata dokter tidak ada masalah, tinggal berobat jalan," ucap Donald.

Preman Pengeroyok Ditangkap

Pengeroyokan anggota TNI oleh sejumlah preman di Medan awalnya viral di media sosial. Anggota TNI yang menjadi korban disebut bernama Pratu Tumpal Tampubolon.

Pengeroyokan itu diduga terjadi di Jalan Danau Marsabut, Medan Barat, Jumat (18/6). Korban disebut mengalami luka-luka karena dipukul menggunakan balok serta kayu oleh para preman.

Dalam narasi viral itu, korban disebut awalnya hendak memundurkan kendaraannya. Namun tiba-tiba ada sejumlah preman yang datang menagih uang parkir dengan cara kasar.

Cekcok terjadi dan tiba-tiba preman lain datang melakukan pengeroyokan. Korban yang mengalami luka kemudian dibawa ke rumah sakit oleh warga setempat.

Wakapolsek Medan Barat AKP Tina Pulitawati membenarkan peristiwa tersebut. Dia menyebut penanganan kasus pengeroyokan telah dialihkan ke Polrestabes Medan.

Selain itu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengatakan sejumlah pelaku telah ditangkap. "Pelaku sudah ditangkap," kata Kombes Hadi saat dimintai konfirmasi, Selasa (22/6).

(haf/haf)