Oknum Polisi Perkosa Remaja dalam Polsek di Malut Juga Diusut Propam

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Rabu, 23 Jun 2021 09:49 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar ada 2 orang. Para pelaku sempat dicegah memasuki Gereja
Kadiv Humas Polri Irjen Argo (Foto: Agung Pambudhy-detikcom)
Maluku Utara -

Oknum polisi di Halmahera Barat, Maluku Utara (Malut), Briptu II ditangkap karena diduga memperkosa seorang remaja berusia 16 tahun di Polsek Jailolo Selatan. Polri mengatakan Propam ikut mengusut kasus ini.

"Kasus itu sudah seminggu yang lalu. Propam Polda sedang lakukan penyelidikan," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono, saat dihubungi, Rabu (23/6/2021).

Dia belum menjelaskan detail kronologi kasus tersebut. Menurutnya, pemeriksaan masih dilakukan.

Kabid Humas Polda Maluku Utara Kombes Adip Rojikan mengatakan Briptu II telah ditahan dan menjadi tersangka kasus pemerkosaan. Dia mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu (13/6).

"Iya betul, sesaat setelah kejadian langsung ditersangkakan dan sudah ditahan," ujar Kabid Humas Polda Maluku Utara Kombes Adip Rojikan saat dimintai konfirmasi.

Ditreskrimum Polda Maluku Utara langsung menangkap pelaku tak lama setelah kejadian. Briptu II ditahan di Polres Ternate.

"Penanganan di Ditreskrimum, untuk penahanan di Polres Ternate," katanya.

Informasi yang dihimpun, aksi pemerkosaan berawal saat korban dan rekannya berada di sebuah penginapan di Sidangoli, Jailolo Selatan, Halmahera Barat, Minggu (13/6). Korban disebut hendak menuju Kota Ternate, namun terpaksa menginap di Sidangoli karena kemalaman.

Sekitar pukul 01.00 WITa, korban tiba-tiba didatangi polisi hingga diamankan ke Polsek Jailolo Selatan untuk dimintai keterangan. Korban dan rekannya kemudian diinterogasi di ruangan berbeda.

Saat itulah korban diduga menjadi korban pemerkosaan di sebuah ruangan di Polsek Jailolo Selatan oleh Briptu II. Adip mengaku perlu waktu untuk menjelaskan lebih lanjut soal kronologi. Korban juga masih diberi pendampingan oleh polisi usai kejadian.

"Tapi itu nantilah, saya dalami dulu kronologisnya di Krimum, nanti saya hubungi," pungkas Kombes Adip.

Simak juga 'Oknum Lurah Tanjungpinang Jadi Tersangka Pencabulan Anak di Bawah Umur!':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/idh)