Round-Up

Makin Banyak Anak Positif Corona Sebab Varian Baru Merambah Jakarta

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 22 Jun 2021 21:36 WIB
Zona Merah Corona Jawa Barat Ada Di Mana Saja? Ini Sebarannya
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Jumlah anak di Jakarta yang terpapar COVID-19 kian bertambah. Ratusan anak itu diduga tertular varian baru Corona.

Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur DKI Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (22/6/2021). Anies mulanya berbicara soal Jakarta mencetak penambahan kasus COVID-19 per 20 Juni mencapai 5.582.

"Tapi yang mengkhawatirkan, ini perlu perhatian khusus bahwa Minggu lalu kita alami kasus harian tertinggi, yaitu 5.582 kasus baru. Dari angka itu, 665 anak usia 5-18 tahun dan 224 adalah kasus anak di bawah 5 tahun, balita. Jadi 16 persen dari kenaikan kasus adalah anak-anak," kata Anies.

Anies memandang situasi wabah COVID-19 saat ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena ada varian baru. Menurutnya, jenis virus ini lebih cepat menular terhadap anak-anak.

"Artinya, kita menghadapi situasi wabah yang berbeda dengan awal tahun kemarin. Besar kemungkinan adalah varian baru yang dengan mudah menular, termasuk kepada anak-anak," jelasnya.

Data Anak Terpapar Corona

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, mengungkapkan jumlah anak Jakarta terpapar Corona (COVID-19) terus bertambah. Total, ada 224 balita usia 0-5 tahun positif Corona.

Adapun rincian tren kasus positif dalam data kasus Corona Minggu (21/6) sebagai berikut:

- Anak usia 6-18 tahun 655 kasus positif Corona
- Anak usia 0-5 tahun 224 kasus positif Corona
- Usia 19-59 tahun 4.261 kasus positif Corona
- Usia 60 tahun ke atas 442 kasus positif Corona

"Untuk itu, kami mengingatkan warga untuk menghindari ke luar rumah membawa anak-anak," kata Dwi dalam siaran pers, seperti dilihat, Senin (21/6/2021).

Simak video 'Ada Peningkatan Kasus COVID-19 Pada Anak, Apa Dampaknya?':

[Gambas:Video 20detik]