Massa Anti-Exxon Tidak Diizinkan Lanjutkan Perjalanan
Minggu, 19 Mar 2006 16:09 WIB
Jakarta - Massa anti-Exxon yang dicegat polisi di depan Polres Boyolali, Jawa Tengah, ternyata masih terus tertahan di situ. Mereka tetap tidak diizinkan melanjutkan perjalanan untuk berdemo ke Cepu. "Setelah kita bernegosiasi selama dua jam akhirnya ada surat pemberitahuan bahwa kami tidak diberikan rekomendasi melanjutkan perjalanan untuk demonstrasi di Cepu," kata salah satu penggerak demonstran dari Solo, Khalid Saefullah, ketika dihubungi detikcom Minggu (19/3/2006) pukul 15.30 WIB.Khalid mengaku kecewa atas keluarnya surat rekomendasi yang ditandatangani oleh Kapolwil Surakarta Kombes Pol Jose Mende itu. Dalam surat itu dinyatakan bahwa Kepolisian Daerah Jawa Tengah melalui Polwil Surakarta tidak memberikan rekomendasi kepada demonstran anti-Exxon untuk melanjutkan perjalanan.Adapun yang dijadikan alasan penolakan rekomendasi itu adalah dikarenakan hari ini adalah hari libur (Minggu), hari yang dilarang untuk unjuk rasa. Alasan kedua, mencegah terjadinya konflik horizontal mengingat di Cepu sekelompok pemuda sudah bersiaga menghadang kedatangan kelompok anti-Exxon.Mendapat hambatan seperti itu, Khalid mengaku pantang menyerah. Dia dan massanya akan tetap bertahan di depan Polres Boyolali sampai waktu yang tidak ditentukan."Kita lakukan koordinasi dengan rombongan. Selain itu kita juga koordinasi dengan penasihat hukum kita. Intinya bagi kami maju tak gentar membela yang benar," tegas Khalid yang membawa massa sekitar 250 orang ini.
(ahm/)











































