Demonstran Anti-Exxon Jamin Tak Ada Aksi Anarkis
Minggu, 19 Mar 2006 12:35 WIB
Jakarta - Jika warga Blok Cepu adem ayem, tidak demikian dengan sejumlah warga luar kawasan ladang minyak itu. Warga luar kota itu hendak menduduki Cepu 3 hari sebagai bentuk penolakan pada ExxonMobil, lead operator Blok Cepu.Mengapa warga luar kota Cepu bersemangat berdemo? Para pendemo ini beralasan bahwa demo mereka dipicu semangat nasionalisme. Mereka pun tidak ingin aksi ini ditunggangi kepentingan politik tertentu dan berbuntut kerusuhan."Kita menolak (Exxon) karena nurani dan semangat nasionalisme. Kita tidak ingin diadu domba untuk kepentingan politik tertentu," kata kata salah satu penggerak demonstran dari Solo, Khalid Saefullah, ketika dihubungi detikcom Minggu (19/3/2006) pukul 11.30 WIB.Menurut Khalid, aksi ini perlu diambil guna mencegah terulangnya kembali peristiwa memilukan masyarakat yang berada di sekitar lokasi penambangan yang dikuasai asing. "Kita bisa belajar dari kasus Buyat, Minahasa, dan terakhir Jayapura (Abepura). Warga tidak akan mendapat kesejahteraan yang dijanjikan," tegas Khalid.Khalid pun menjamin, demonstrasi besar-besaran ini tidak akan berlanjut menjadi tindakan anarkis. Khalid menegaskan dirinya sudah berkoordinasi dengan tokoh masyarakat Cepu."Kita sudah komunikasi. Katanya dukungan itu hanya beberapa warga saja. Bahkan subuh tadi saya sudah kontak Polres Cepu dan koordinasi bisa dilakukan. Jadi tidak ada masalah dengan warga setempat," papar Khalid.
(ahm/)











































