Dirlantas Polda Metro Ungkap Alasan Pembatasan Diterapkan di Jl Asia Afrika

Dwi Andayani - detikNews
Selasa, 22 Jun 2021 00:00 WIB
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Condro
Foto: Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo (Wilda Hayatun Nufus/detikcom)
Jakarta -

Pembatasan mobilitas masyarakat di Jalan Asia Afrika, Jakarta, sudah diberlakukan. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan pembatasan di jalan ini berlangsung kondusif.

"Malam ini kita laksanakan penutupan dari simpang Asia Afrika sampai ke pertigaan Mustopo ke arah Pakubuwono. Jadi yang dari arah FX dibelokan ke arah lapangan tembak, yang dari Mustopo dibelokkan ke arah Pakubuwono termasuk yang dari Senayan. Tadi kami cek, alhamdulillah kondusif, sepi para pedagang dan tidak ada kerumunan," kata Sambodo di Jalan Asia Afrika, Jakarta Pusat, Senin (21/6/2021).

Sambodo menyebut di jalan Asia Afrika kerap terjadi pelanggaran protokol kesehatan. Hal ini dikarenakan adanya pedagang di sekitar jalan Mustopo dan Pakubuwono.

"Kawasan yang ditengarai sering terjadi pelanggaran protokol kesehatan dan pelanggaran perundang-undangan, termasuk kawasan Jalan Asia Afrika, di mana saat ini kita berada,"

"Kawasan ini kerawanannya dari titik sini sampai depan Senayan City. Kemudian dekat Mustopo dan Pakubuwono itu banyak pedagang sate taichan dan sebagainya, yang selama ini menimbulkan kerumunan," tuturnya.

Menurut Sambodo, tidak ada keluhan yang disampaikan masyarakat di hari pertama pembatasan ini. Sebab, sebut dia, pembatasan ini dilakukan secara fleksibel.

"Tadi saya sudah meninjau di Kemang, Bulungan dan di sini. Sementara tidak ada keluhan masyarakat, karena kita sangat fleksibel," kata Sambodo.

"Penghuni bisa melintas, layanan kesehatan, rekan ojol misalnya mau mengantar barang atau makanan masih bisa diperbolehkan," sambungnya.

(dwia/zak)