Round-Up

Rehabilitasi bagi 'Ratu Narkoba' di Riau Sebab Tak Ada Cukup Bukti

Tim detikcom - detikNews
Senin, 21 Jun 2021 22:05 WIB
Polisi saat membawa WL ke lokasi rehabilitasi (dok. Polda Riau)
Polisi saat membawa WL ke lokasi rehabilitasi (Dok. Polda Riau)
Pekanbaru -

Polisi menangkap perempuan berinisial W (36), yang disebut sebagai 'ratu narkoba' di Pekanbaru, Riau. Namun, karena tak menemukan cukup bukti, W kemudian direhabilitasi.

W ditangkap di salah satu dari lima lokasi yang disebut sebagai kampung narkoba di Pekanbaru, pada Rabu (16/6/2021). Sebanyak 153 personel gabungan dari Dit Narkoba dan Sat Brimob Polda Riau melakukan operasi.

Dalam penggerebekan diamankan 15 orang yang diduga terlibat peredaran narkoba. Salah satunya wanita berinisial W dan suaminya, N. W sendiri dikenal masyarakat sebagai 'ratu narkoba'.

"Iya (ratu narkoba), kami amankan juga dari Kampung Dalam. Dia kan memang cukup dikenal masyarakat, makanya kita lakukan operasi mencegah agar tak ada peredaran," kata Direktur Dit Narkoba Polda Riau Kombes Victor Siagian kepada detikcom, Kamis (17/6).

Namun, dari awal, polisi mengaku tidak menemukan barang bukti dari ratu narkoba. Namun, setelah tes urine, W dinyatakan positif menggunakan narkoba dan langsung diamankan.

"Kami tidak menemukan BB di rumahnya. Tetapi dari hasil tes positif menggunakan narkoba dan sedang kita dalami," katanya.

Konferensi pers Polda Riau terkait penggerebekan di Kampung Ambon di wilayah Pekanbaru (Raja Adil/detikcom)Konferensi pers Polda Riau terkait penggerebekan di Kampung Ambon di wilayah Pekanbaru. (Raja Adil/detikcom)

Terkait adanya dugaan operasi senyap itu bocor, Victor secara tegas membantah. Ia memastikan tidak adanya barang bukti karena akses menuju lokasi sangat sulit.

"Kalau informasi bocor saya rasa tidak ada kalau dari anggota. Tetapi memang untuk sampai ke lokasi itu sangat padat, sangat ramai masyarakat dan kalau kita masuk ya pasti mereka," katanya.

Victor kemudian merinci lokasi kampung narkoba berada di pusat kota dan ramai. Bahkan rumah-rumah diduga bandar juga saling berhubungan dengan rumah lain di sekitarnya.

"Mereka rumah itu saling berhubungan, jadi barang bukti 150 gram sabu dengan 800-an plastik klip, penjual pakai topeng. Jadi seperti markas bunker di situ, tetapi kami pastikan terus berantas sampai habis. Ini harus selesai," katanya.

Ratu narkoba direhabilitasi. Simak di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2