Petugas Jaga Polda Riau Tak Bisa Makan Beberapa Hari Usai Dipukul Perwira

Tim detikcom - detikNews
Senin, 21 Jun 2021 10:19 WIB
Screenshot video viral perwira polisi pukul petugas jaga di Polda Riau
Foto: Screenshot video viral perwira polisi pukul petugas jaga di Polda Riau
Pekanbaru -

Petugas jaga di Polda Riau, Bripda FZ, dipukul seorang perwira karena dinilai tidak sopan terhadap tamu. Akibatnya, Bripda FZ sempat tak bisa makan beberapa hari.

"Setelah kejadian Kompol RW bertemu Dir (Direktur) Samapta. Dijelaskan kronologi kejadian di ruang Dir Krimum jelang rapat," kata Kabid Propam Polda Riau, Kombes Gatot Sujono, Senin (21/6/2021).

Setelah mendengarkan penjelasan Kompol RW, Dir Samapta Kombes Farid Zulkarnain disebut menyampaikan Bripda FZ sudah beberapa hari tak bisa makan. Hal itu diduga akibat pukulan dari Kompol RW di bagian wajah.

"Dir Samapta menyampaikan anggotanya sudah beberapa hari tak bisa makan akibat pemukulan yang dilakukan oleh Kompol RW," katanya.

Selain itu, Farid disebut meminta Bripda FZ melakukan rontgen. Sedangkan Kompol RW langsung meminta maaf kepada Dir Samapta sebagai pimpinan Bripda FZ.

Kompol RW dan Bripda FZ sudah diperiksa Bid Propam Polda Riau. Keduanya disebut sudah mengakui perbuatan masing-masing.

Dipukul karena Dianggap Tak Sopan

Dalam video berdurasi 19 detik yang dilihat detikcom, tampak Bripda FZ sempat berkomunikasi dengan driver Kompol RW. Tidak lama kemudian, bintara polisi itu menunjuk ke arah portal yang terbuka.

Kompol RW kemudian terlihat keluar dari mobil dinasnya. Kompol RW turun dan menemui Bripda FZ diikuti ajudannya, Brigadir TAQ.

Perwira polisi itu tampak mengepalkan tangan kanan dan memukul wajah Bripda FZ. Pukulan itu membuat Bripda FZ sempoyongan dan terjatuh.

Peristiwa itu disebut terjadi pada Jumat (18/6) malam. Pemukulan diduga terjadi karena FZ tidak sopan terhadap tamu yang datang, yakni petugas Satpol PP.

"Dijelaskan bahwa anggota piket jaga pintu masuk utama Mapolda Riau tidak sopan bertugas pada saat melayani tamu yang masuk ke Mapolda Riau," kata Gatot.

Usai pemukulan itu, Kompol RW dan Bripda FZ telah bertemu lagi. Kompol RW menjelaskan kehadiran Satpol PP dan dirinya ke Mapolda Riau malam itu melaksanakan perintah pimpinan untuk melaksanakan protokol kesehatan, penyekatan jalan, dan operasi yustisi.

RW disebut sempat menanyakan apakah FZ sakit hati atas tindakannya dan dijawab 'tidak' oleh FZ. Selain itu, RW disebut meminta FZ membuktikan hal itu dengan melakukan push up.

Simak video 'Perwira Polda Riau Bogem Petugas Jaga, Propam Turun Tangan':

[Gambas:Video 20detik]



(ras/haf)