Ayah yang Bacok Anak Kandung Akhirnya Bunuh Diri
Sabtu, 18 Mar 2006 22:05 WIB
Palu - Roberto Kartiono, seorang pengusaha di Palu, Sulawesi Tengah akhirnya bunuh diri setelah Sabtu (18/3/2006) sekitar pukul 03.00 Wita dini hari tadi membacok anaknya hingga nyaris tewas. Ia bunuh diri dengan menyayat nadi di lengan kiri dan betis kanannya setelah sebelumnya sempat minum racun serangga.Kisahnya bermula dari kecurigaan bahwa istrinya, Merlin telah berselingkuh. Lalu ketika ia datang dari Luwuk pada dini hari itu mengira istrinya bersama selingkuhannya berada di dalam kamar yang pintunya lambat dibuka. Tahu-tahunya, anaknya Berlyn yang membuka, tapi parangnya terlanjur melayang dan mengenai pundak anak kesayangannya itu.Mayat Berto baru diketahui setelah warga secara kebetulan menemukan lelaki tergeletak bersimbah darah di Jalan Kelinci, Palu Timur, (Sabtu (18/3/2006) sekitar pukul 14.00 Wita. Urat nadi di lengan kirinya dan betis kanannya tersayat. Lalu sebotol racun serangga bermerek Baygon tergeletak di sampingnya.Warga kemudian melaporkan temuan mayat itu ke Mapolresta Palu. Tak lama kemudian aparat kepolisian tiba dan langsung mengevakuasi mayat Berto ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk divisum.Menurut Kasat Reskrim Polresta Palu AKP Muh Yusuf, sebelum ditemukan jadi mayat, Berto sempat menjadi buron polisi setelah dilaporkan telah menganiaya anak kandungnya."Namun kami masih menyelidiki apa motif lain bunuh diri ini. Bisa jadi karena stres dan sebagainya," ujar Yusuf.Namun dari penuturan tetangganya, Berto pernah mengancam akan menghabisi keluarganya, setelah itu ia bunuh diri. Sementara itu bocah perempuannya kini masih dirawat intensif di Rumah Sakit Budi Agung Palu.
(ddn/)











































