Survei SMRC: 52,9 Persen Responden Ogah Jokowi Maju Capres 2024

Eva Safitri - detikNews
Minggu, 20 Jun 2021 14:45 WIB
Presiden Jokowi dan Nadiem Makarim
Presiden Jokowi (Lukas/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis aspirasi terkait setuju atau tidaknya jika Presiden Joko Widodo maju kembali sebagai calon presiden (capres) 2024. Hasilnya, lebih dari 50 persen responden tak ingin Jokowi maju lagi.

Survei ini dilakukan pada 21-28 Mei 2021. Survei dilakukan dengan wawancara langsung atau tatap muka. Total responden sebanyak 1.072 orang dengan usia 17 tahun atau lebih. Margin of error rata-rata dari survei tersebut sebesar kurang-lebih 3,05% dengan tingkat kepercayaan sebesar 96%.

"Kalau ditanya Presiden Jokowi harus kembali jadi capres untuk ketiga kalinya di Pilpres 2024, apakah setuju atau tidak. Yang menarik ternyata yang mengatakan tidak setuju Pak Jokowi maju tiga kalinya, ada 52,9 persen yang menyatakan tidak setuju," kata Direktur Komunikasi SMRC, Ade Armando, Sabtu (20/6/2021).

Adapun yang menyatakan setuju adalah sebesar 40,2 persen, sedangkan sisanya 6,9 persen menjawab tidak tahu.

"Yang bilang setuju presiden dipilih kembali sekitar 40,2 persen," ujar Ade.

Ade mengatakan penolakan Jokowi maju capres lagi datang dari berbagai pemilih lintas partai. Terbanyak pemilih Gerindra, PKS, dan Demokrat.

"Penolakan atas gagasan pencalonan kembali Jokowi sebagai capres berasal dari lintas pemilih partai, terutama dari massa pemilih Gerindra 78%, PKS 78%, Demokrat 71% yang belum punya pilihan partai 60 persen, Golkar 54%, dan pemilih PKB 51%," ujarnya.

Sedangkan responden yang setuju jika Jokowi maju lagi datang dari pemilih PDIP dan partai nonparlemen. "Yang mendukung Jokowi maju lagi datang terutama dari masa pemilih PDIP 66 persen dan masa pemilih partai nonparlemen 60 persen," tuturnya.

Simak Video: SMRC: 66% Pemilih PDIP Setuju Jokowi 3 Periode, Gerindra 78% Menolak

[Gambas:Video 20detik]



(eva/imk)