Corona Menggila, Masih Banyak yang Ramai Nongkrong Tengah Malam di Jakarta

Karin Nur Secha - detikNews
Minggu, 20 Jun 2021 13:02 WIB
Satpol PP DKI Bubarkan Kerumunan Tengah Malam (Instagram Satpol PP DKI)
Satpol PP DKI Bubarkan Kerumunan Tengah Malam (Instagram Satpol PP DKI)
Jakarta -

Dua hari berturut-turut penambahan kasus corona di Jakarta mencetak rekor selama pandemi. Warga Jakarta sudah dianjurkan untuk di rumah saja, namun ternyata masih banyak yang malah nongkrong ramai-ramai tengah malam di akhir pekan.

Dilihat dari instagram resmi Satpol PP DKI Jakarta, yaitu satpolpp.dki terlihat petugas melakukan sidak dan razia di beberapa tempat. Dari video yang dilihat detikcom, petugas menyidak dua tempat di wilayah Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel), Minggu (20/6/2021) dini hari.

[Gambas:Instagram]

Dalam video pertama, terlihat petugas mengunjungi salah satu kafe yang terlihat belum menutup gerainya hingga pukul 23.21 WIB. Petugas kemudian membubarkan belasan pengunjung yang masih berada di kafe tersebut.

"Udah malem nih tolong (pulang) ya. Teman-teman ini udah malam tolong ya. Mohon maaf sekali lagi, ya silakan pulang ya," ujar Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin dalam video.

[Gambas:Instagram]



Terlihat juga dalam video petugas menegur pegawai yang masih bertugas di kafe tersebut. Kemudian, dalam video lainnya terlihat petugas Satpol PP membubarkan belasan warga yang ketahuan nongkrong di pinggir jalan.

"Pulang, pulang!," tegas Arifin.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali mengingatkan warga DKI Jakarta untuk kian waspada dan menyadari bahaya virus Corona dan mutasinya. Seluruh aturan PPKM mikro yang berlaku diharapkan bisa kembali diperhatikan dan dijalankan dengan disiplin.

"Jadi, ini adalah peringatan pada kita semua, mari kita waspada, mari kita kembali lebih disiplin. Saya ingin ingatkan semua, kita masih dalam pandemi, usahakan di rumah. Semua perkantoran evaluasi, bila kegiatan sudah lebih 50 persen pekerja, kembalikan 50 persen. Semua fasilitas hiburan, seperti tempat-tempat berkumpul, restoran, rumah makan, kafe, ikuti ketentuan 50 persen. Begitu juga jam operasi harus ditaati, jam 9 malam harus selesai, harus tutup. Bila tetap buka, kami akan disiplinkan, akan kami berikan sanksi sesuai ketentuan nggak ada pengecualian. Semuanya mari ambil sikap tanggung jawab," pesan Gubernur Anies.

"Dan pada semua masyarakat, bila tak harus bepergian, jangan tinggalkan rumah. Tinggal di rumah, kecuali harus pergi karena kebutuhan dasar dan mendesak. Kami berharap dengan pendisiplinan beberapa hari ke depan mudah-mudahan membuat situasi di Jakarta lebih terkendali dan kita harap kegentingan yang dikhawatirkan, tidak terjadi," tandasnya.

Lihat Video: Anies Blusukan Operasi PPKM Mikro, Kafe di Senopati Disegel

[Gambas:Video 20detik]



(imk/imk)