Catat! Penumpang KRL Bakal Dites Antigen Acak Imbas COVID-19 Melonjak

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Minggu, 20 Jun 2021 11:29 WIB
Pengguna KRL hilir mudik di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, saat libur Lebaran. Begini situasi terkini di lokasi.
Ilustrasi penumpang KRL (Andhika Prasetia/deitkcom)
Jakarta -

Kasus COVID-19 di Jakarta dan sekitarnya mengalami lonjakan. PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) merespons kondisi ini dengan rencana tes swab antigen Corona secara acak di enam stasiun.

Tes antigen secara acak akan dilakukan mulai besok di stasiun Bogor, Bekasi, Cikarang, Tangerang, Manggarai, dan Tanah Abang. Tes antigen ini akan dilakukan selama satu pekan.

"Melihat tren kasus COVID-19 yang dalam beberapa hari terakhir meningkat di wilayah Jakarta dan sekitarnya, PT KAI bersama KAI Commuter akan menggelar tes antigen acak selama satu pekan mulai Senin, 21 Juni 2021, di enam stasiun dengan volume pengguna KRL yang tinggi yaitu Stasiun Bogor, Bekasi, Cikarang, Tangerang, Manggarai, dan Tanah Abang," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba melalui keterangan tertulis, Minggu (20/6/2021).

Anne mengatakan tes antigen acak ini dilakukan untuk mencegah penularan COVID-19 karena KRL menjadi salah satu moda transportasi favorit di Jabodetabek. Dia menyebut ada peningkatan jumlah penumpang sebesar 18,5 persen pada minggu ketiga bulan ini dibandingkan dengan minggu sebelumnya.

"Tes antigen acak ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19 karena KRL merupakan moda transportasi favorit di wilayah Jabodetabek. Memasuki pekan ketiga Juni, hingga 18 Juni 2021 KAI Commuter mencatat ada 7.943.859 orang atau 441.326 orang per hari yang memanfaatkan layanan KRL. Angka ini bertambah 18,5 persen dibanding jumlah pengguna hingga minggu ketiga Mei lalu yang mencapai 6.467.395 orang atau 359.300 orang per hari," ujarnya.

Anne menyampaikan tes antigen acak akan dilakukan di depan pintu masuk. Penumpang dengan hasil negatif kata Anne diperbolehkan untuk melanjutkan perjalanan.

"Tes antigen acak ini dilakukan sebelum pengguna bertransaksi untuk membeli tiket ataupun tap masuk di gate elektronik stasiun. Bagi para pengguna yang hasilnya negatif akan dipersilakan melanjutkan perjalanan dengan KRL. Sementara para pengguna yang hasilnya positif tidak diizinkan naik KRL dan datanya dilaporkan ke satgas COVID-19 setempat," ungkapnya.

Tonton juga Video: Pemkot Denpasar Tes Antigen Acak di Pusat Keramaian!

[Gambas:Video 20detik]



(rdp/dhn)