Keluarga Tanyakan Tewasnya Nakhoda saat Penembakan Haji Permata

Raja Adil Siregar - detikNews
Sabtu, 19 Jun 2021 16:07 WIB
Razman dkk saat mendatangi Polda Riau. (Raja Adil Siregar/detikcom)
Razman dkk saat mendatangi Polda Riau. (Raja Adil Siregar/detikcom)

Tewasnya Baharudin dinilai perlu diungkap karena ia dinilai menjadi korban dalam insiden penembakan oleh petugas Bea-Cukai. Di mana Baharudin disebut tidak terlibat dalam peredaran rokok ilegal.

"Baharudin itu menjadi korban. Kita menilai kematiannya tak wajar. Kenapa tak wajar? Karena dia tidak terlibat dalam kasus yang katanya Haji Permata itu. Baharudin hanya masyarakat yang sehari-hari mengantar penumpang untuk menyeberang dan saat itu ia hanya dihubungi ajudan Haji Pertama bernama Basir," katanya.

Direktur Direskrimum Polda Riau Kombes Teddy mengakui sudah bertemu dengan keluarga dan kuasa hukum. Dia memastikan kasus tetap berjalan dan tidak berhenti.

"Pak Razman mendatangi Polda Riau sebagai PH dari keluarga salah satu korban atas nama Baharudin, istri, dan keluarga almarhum. Saya menyampaikan kasus masih dalam proses sidik dan tidak berhenti," kata Teddy.

Diketahui, peristiwa berdarah itu berawal dari pengejaran kapal penyelundup oleh Satgas Patroli Laut Bea-Cukai Wilayah Khusus Kepri dan Bea-Cukai Tembilahan pada Jumat (15/1). Singkat cerita, terjadi perlawanan sehingga petugas melepas tembakan dan menewaskan Haji Permata dan Baharudin.


(dnu/dnu)