Kapolda Metro-Pangdam Jaya Merapat Lagi ke Kantor Anies, Bahas Apa?

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 18 Jun 2021 11:30 WIB
Suasana terkini Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (1/12). Kantor Gubernur DKI Jakarta terpaksa harus tutup pasca Anies Baswedan positif dinyatakan COVID-19 berdasarkan hasil tes usap yang dilakukan Senin (30/11).  Sementara itu gedung utama Balai Kota yang terpisah dari kantor Gubernur Anies Baswedan tetap buka dengan menerapkan protokol kesehatan
Foto Gedung Balai Kota DKI Jakarta: Pradita Utama
Jakarta -

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran beserta Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji kembali merapat ke kantor Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Bahas apa?

Pantauan di lokasi sekitar pukul 10.55 WIB, keduanya tiba dan turun dari mobil yang sama di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Baik Fadil maupun Mulyo memakai seragam dinas masing-masing dan disambut oleh Gubernur DKI Anies Baswedan.

Tak berselang lama, ketiganya langsung masuk ke dalam kantor tanpa mengucap sepatah-kata. Sejauh ini, belum diketahui pertemuan ini membahas apa. Namun demikian, pertemuan yang digelar secara tertutup ini masih berlangsung.

Diketahui, Kapolda Metro dan Pangdam juga sudah mendatangi Balai Kota dan bertemu Anies pada Senin (14/6). Dalam rapat itu membahas pengendalian COVID-19, termasuk PPKM Mikro.

Kasus COVID-19 DKI Naik

Sebelumnya, Jumlah kasus positif COVID-19 harian di Jakarta memang melonjak tinggi beberapa hari terakhir. Selain itu, rumah sakit di Jakarta juga hampir penuh.

Pemprov DKI Jakarta telah menghentikan uji coba sekolah tatap muka terbatas. Perkantoran juga diminta menerapkan sistem kerja dari rumah bagi 75 persen karyawannya.

Bahkan, Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran, sempat mengatakan Jakarta sedang tidak baik-baik saja. Hal itu disampaikan Fadil terkait dengan melonjaknya kasus positif Corona di Ibu Kota.

Dinkes DKI melaporkan per Kamis (17/6) kasus Corona tambahan mencapai 4.144. Dari 4 ribuan kasus itu, 661 di antaranya anak-anak di bawah 18 tahun.

"Yang mana 144 kasus di antaranya adalah balita. Untuk itu, kami mengingatkan warga untuk menghindari ke luar rumah membawa anak-anak," imbaunya.

Dwi merinci 4.144 kasus positif hari ini disumbang dari Kepulauan Seribu 5 kasus, Jakarta Barat 824 kasus, Jakarta Pusat 490 kasus, Jakarta Selatan 932 kasus, Jakarta Timur 1.370 kasus, dan Jakarta Utara 523 kasus. Kecamatan dengan jumlah kasus terbanyak antara lain Cengkareng 205 kasus, Duren Sawit 189 kasus, Cipayung 177 kasus, dan Jagakarsa 172 kasus.

Kasus COVID-19 mengalami peningkatan sejak beberapa waktu terakhir. Berikut data penambahan kasus COVID di Ibu Kota sejak 6 Juni 2021:

6 Juni: 1.019
7 Juni: 1.197
8 Juni: 755
9 Juni: 1.376
10 Juni: 2.091
11 Juni: 2.293
12 Juni: 2.455
13 Juni: 2.769
14 Juni: 2.722
15 Juni: 1.502
16 Juni: 2.376
17 Juni: 4.144

(zap/zap)