Prabowo Bicara Konflik Laut China Selatan: Pemimpin China dan AS Bijaksana

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 18 Jun 2021 09:42 WIB
Prabowo bicara konflik Laut China Selatan saat pertemuan ADMM Plus (Dok. Kemhan)
Prabowo berbicara tentang konflik Laut China Selatan saat pertemuan ADMM Plus. (Foto: dok. Kemhan)
Jakarta -

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berbicara tentang konflik Laut China Selatan yang hingga kini belum usai. Dia meyakini pemimpin China dan Amerika Serikat bijaksana serta masalah ini bisa selesai lewat dialog damai.

Prabowo Subianto awalnya berbicara tentang kawasan Indo Pasifik dalam pertemuan Asean Defence Ministers Meeting (ADMM) Plus secara virtual pada Rabu (16/6). Pertemuan ini tak hanya dihadiri menteri pertahanan dari negara-negara ASEAN, tapi juga negara di luar ASEAN. Di awal sambutannya, Prabowo menyapa Menteri Pertahanan Australia Peter Dutton MP, Penasihat Negara dan Menteri Pertahanan Nasional dari Republik Rakyat China Jenderal Wei Fenghe, Menteri Pertahanan India Shri Rajnath Singh, Menhan Jepang Kishi Nobu, Menteri Pertahanan Nasional dari Republik Korea Suh Wook, Wakil Menteri Pertahanan Federasi Rusia Jenderal Andrey Kartapolov, Menteri Pertahanan dari Selandia Baru Peeni Henare, dan Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd J Austin III.

Prabowo mengatakan Laut China Selatan adalah bagian utama dari kawasan Indo Pasifik. Dia menegaskan sikap Indonesia adalah mengakui kepentingan negara-negara besar di kawasan tersebut.

"China kami anggap sebagai penentu utama dalam stabilitas masa depan kawasan dan dunia. Sementara mengakui kepentingan internasional strategis yang sah dari China, kita juga harus mengakui dan menghormati kepentingan strategis yang sah dari kekuatan dunia lainnya yang juga harus menjadi negara ekonomi dan perdagangan yang besar," tutur Prabowo dalam video yang diunggah di situs Kementerian Pertahanan, Jumat (18/6/2021).

"Kita harus menghormati kepentingan strategis AS, India, Australia, Jepang, Korea, Uni Eropa, yang berpartisipasi dalam produktivitas ekonomi hasil ekonomi kawasan ini dan oleh karena itu kita bisa menentukan kesejahteraan dunia," sambungnya dalam pidato berbahasa Inggris.

Utamakan Dialog Laut China Selatan

Prabowo yakin masalah Laut China Selatan bisa selesai melalui dialog damai, sama-sama menahan diri, dan kepemimpinan yang bijaksana. Dia yakin pemimpin AS dan China adalah pemimpin yang bijaksana.

"Kami yakin bahwa semua masalah ini dapat dan akan bisa diselesaikan melalui dialog damai, saling menahan diri, dan kepemimpinan yang bijaksana," ungkap Prabowo.

"Kami yakin bahwa China dipimpin oleh para pemimpin yang bijaksana, AS juga sebagai negarawan yang bijaksana, dan semua pemimpin kekuatan besar yang kami lihat adalah pemimpin yang bijaksana dan berpengalaman," sambung Ketum Partai Gerindra ini.

Prabowo Serukan Pemimpin Bijak

Prabowo yakin kebijaksanaan para pemimpin dunia bisa menjadi kunci penyelesaian konflik. Dia menyerukan pemimpin negara-negara besar menghindari konflik.

"Oleh sebab itu, kami optimistis, kami menyerukan kepada negara-negara besar di dunia untuk menjadi pemimpin yang bijaksana, menjadi pemimpin dunia yang hebat, yang memimpin melalui kebijaksanaan dan kebajikan dan menghindari kemungkinan konflik dan konfrontasi," ucap Prabowo.

Prabowo yakin para pemimpin negara besar di dunia akan mengutamakan perdamaian. "Indonesia meyakini hal itu akan terjadi," tutupnya.

Lihat juga video 'Prabowo soal Anggaran Rp 1,7 Kuadriliun: Banyak Alutsista Sudah Tua':

[Gambas:Video 20detik]



(imk/hri)