Sejumlah Komisi Lockdown, Pimpinan Rapat Tentukan Nasib Kegiatan DPR

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 17 Jun 2021 13:24 WIB
Jakarta -

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyebut DPR bakal melakukan rapat bamus terkait sejumlah Komisi di DPR RI terpaksa lockdown setelah sejumlah anggota Dewan hingga tenaga ahli di Kompleks MPR/DPR terpapar COVID-19. Dasco menyebut ada kemungkinan seluruh kegiatan di DPR akan sangat dibatasi kehadirannya mulai pekan depan.

"Iya hari ini akan ada bamus dan kita sudah pantau perkembangan situasi COVID di DPR RI. Ada beberapa komisi yang sudah melakukan lockdown sehingga nanti di dalam bamus akan diputuskan langkah ke depan," kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/6/2021).

Dasco menyebut ada potensi seluruh kegiatan di DPR akan mulai dibatasi kehadirannya. Keputusan ini, kata dia, bakal berlaku mulai pekan depan.

"Tapi ada kemungkinan bahwa kegiatan DPR mulai pekan depan itu akan dibatasi sangat dibatasi kehadirannya mengikuti ketentuan yang ada pada waktu COVID pernah lonjakan tinggi, dengan demikian tingkat kehadiran yang sangat kecil dan banyak dilakukan sebagian besar virtual ini bisa antisipasi lonjakan COVID di DPR RI," ujarnya.

"Kita akan lihat sampai lonjakan COVID di DPR agak reda, kita akan atur sedemikian rupa supaya tugas tugas yang diberikan ke anggota tetap berjalan dengan sebagaimana mestinya," imbuhnya.

Lebih lanjut, Dasco menyebut saat ini pihak DPR masih mendata terkait komisi berapa saja yang sudah terpapar Corona. Namun dia menyebut hingga kini sudah ada sejumlah komisi yang dipastikan terpapar.

"Sementara kita masih data, ada komisi lain juga yang kemarin sore kita baru dapat kabar ada anggota dan tenaga ahlinya juga terkena COVID. Saya lupa Komisi V atau berapa," kata Dasco.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah anggota Dewan hingga tenaga ahli di kompleks gedung MPR/DPR RI terpapar COVID-19. Saat ini sudah dua komisi di DPR RI yang memutuskan lockdown.

Dirangkum detikcom, dua komisi itu adalah Komisi I dan Komisi VIII DPR RI. Kedua komisi tersebut menghentikan semua kegiatan di komisi masing-masing.

"Sementara di Komisi I dan VIII yang melakukan penundaan agenda rapatnya," kata Sekjen DPR RI Indra Iskandar saat dihubungi, Kamis (17/6).

(maa/gbr)