Tanah Amblas hingga 8 Meter Usai Gempa Maluku Tengah M 6

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 16 Jun 2021 18:53 WIB
Kondisi di Tehoru usai Gempa Maluku Tengah (Dok. Antara)
Kondisi di Tehoru setelah gempa Maluku Tengah. (Foto: dok. Antara)
Jakarta -

Gempa Maluku Tengah yang berkekuatan M 6 (M 6,1 sebelum dimutakhirkan) mengakibatkan tanah amblas di Dusun Mahu, Desa Tehoru, Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah. Warga pun sempat panik.

"Ada tanah yang amblas cukup dalam di dekat rumah warga dusun kami dan sempat membuat warga panik, tapi sudah kami beri arahan," kata Kepala Desa Tehoru, Hud Silawane, seperti dilansir Antara, Rabu (16/6/2021).

Tak Ada Korban Jiwa Saat Tanah Amblas Usai Gempa Maluku Tengah

Ia mengatakan tanah amblas terjadi di dua lokasi dengan kedalaman 6-8 meter. Meski lokasinya berdekatan dengan rumah warga, tanah yang amblas tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

"Tidak ada korban jiwa. Kami hanya meminta warga agar berhati-hati dan keluar dari rumah. Takutnya ada gempa susulan yang membuat retakan melebar," katanya.

Gempa juga mengakibatkan sedikitnya empat rumah warga di Dusun Mahu mengalami rusak ringan dan sedang, dua rumah rusak ringan, dan satu rusak berat di Dusun Pasalolu, serta pagar tembok Musala Nurul Jami, Desa Tehoru, roboh.

Selain kerusakan bangunan dan tanah amblas, hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa akibat gempa bumi di Kecamatan Tehoru.

Warga Diimbau Waspada Usai Gempa Maluku Tengah

Pemerintah desa juga telah mengimbau warga yang bermukim di kawasan pesisir di Desa Tehoru, Dusun Mahu, dan Pasalolu waspada terhadap gempa susulan dan mengungsi ke dataran lebih tinggi.

"Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada korban jiwa. Hanya tanah amblas dan rumah rusak. Ada yang dindingnya roboh. Keluarganya sudah kami minta pindah sementara waktu," kata Hud Silawane.

Laporan Stasiun Geofisika Kelas I Ambon (Stageof Ambon) gempa terjadi dua kali di Kabupaten Maluku Tengah. Gempa pertama magnitudo 3,5 di 6 km arah barat daya dari Tehoru sekitar pukul 12.22 WIT dan gempa magnitudo 6,1 di 40 km arah timur dari Kota Masohi dengan kedalaman 10 kilometer pada pukul 13.43.08 WIT.

BMKG juga mengimbau warga mewaspadai gempa susulan dan potensi tsunami akibat longsor di bawah laut Pantai Japutih, Kabupaten Maluku Tengah.

Lihat Video: BMKG Minta Waspadai Potensi Tsunami Nontektonik Usai Gempa di Maluku

[Gambas:Video 20detik]



(imk/imk)