Pemkot Palu Gandeng BNI Kembangkan Smart City Lewat Layanan Digital

Yudistira Imandiar - detikNews
Rabu, 16 Jun 2021 15:51 WIB
BNI
Foto: dok. BNI
Jakarta -

Pemerintah Kota Palu dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) (BNI) menjalin nota kesepahaman perihal penggunaan fasilitas layanan jasa perbankan dan dukungan Program Smart City. Dari nota kesepahaman tersebut, dihasilkan Perjanjian Kerja Sama terkait penyediaan layanan perbankan digital dalam pembayaran pajak dan retribusi daerah, UMKM serta SIM rumah sakit.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan MoU dan PKS antara Walikota Palu Hadianto Rasyid dan Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto, disaksikan oleh Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati.

Adi Sulistyowati yang akrab disapa Susi menuturkan percepatan digitalisasi di daerah merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo. Pemerintah juga telah membentuk Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (Satgas P2DD).

Satgas P2DD bertujuan untuk mendorong percepatan implementasi elektronifikasi transaksi di pemerintah daerah (ETPD) dan untuk meningkatkan transparansi transaksi serta tata kelola, hingga mengintegrasikan sistem pengelolaan keuangan daerah.

"Pada tahap awal, kerja sama ini akan diwujudkan melalui digitalisasi penerimaan daerah untuk mewujudkan penerimaan daerah yang efektif, efisien dan transparan" jelas Susi dalam keterangan tertulis, Rabu (16/6/2021).

Susi menambahkan dalam rangka mendukung arahan dari Presiden Joko Widodo tersebut, BNI memberikan solusi enam konsep utama dalam Smart City, yaitu Smart People, Smart Governance, Smart Infrastructure, Smart Environment, Smart Economy dan Smart Society.

Program Smart City BNI, lanjutnya, tidak hanya berfokus pada pengembangan ekosistem pada kabupaten/kota tujuan. Namun, turut mendukung untuk program digitalisasi Kabupaten/Kota, dan BNI memberikan beberapa solusi bagi pemerintah kota dan kabupaten.

Solusi yang dihadirkan, antara lain solusi pembayaran/belanja daerah (Internet Banking Corporate atau BNIDirect, SP2D Online, dan Virtual Account Debit), solusi penerimaan (e-PBB, e-PDAM, e-PAD, e-Samsat, dan e-Retribusi), BNI Marketplace yang membantu pemerintah kota/kabupaten dalam mempromosikan pariwisata daerah dan produk-produk UMKM dan memasarkan secara online. BNI juga mendukung penyediaan pembayaran digital melalui BNI Mobile Banking, TapCash dan QRIS bagi masyarakat dan pemerintah daerah, untuk meningkatkan transaksi non tunai atau cashless society.

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid mengungkapkan kemitraan dengan BNI mengukir sejarah bagi Kota Palu, karena kali pertama membangung smart city melalui MoU dan PKS mengenai pengelolaan pajak daerah bersama BNI.

"Kerja sama ini akan semakin menguatkan pengelolaan keuangan daerah agar bisa berjalan secara profesional. Komitmen kami, moga-moga ini bisa berjalan dengan baik dan semakin berkembang dalam semua hal. Membawa Kota Palu menjadi kota yang maju dan membanggakan Indonesia. Insha Allah Kota Palu akan menjadi kota percontohan," paparnya.

Susi menambahkan melalui program BNI Smart City, BNI berkomitmen memberikan solusi terintegrasi melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Hal tersebut ditujukan untuk tata kelola kota dan kabupaten di Indonesia demi menciptakan efisiensi, memperbaiki peningkatan pelayanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan warga.

(prf/ega)