Wapres Dukung Sweeping Pelaku Pembunuhan Aparat di Papua

Wapres Dukung Sweeping Pelaku Pembunuhan Aparat di Papua

- detikNews
Jumat, 17 Mar 2006 14:36 WIB
Jakarta - Wapres Jusuf Kalla membenarkan langkah kepolisian yang melakukan sweeping guna mengejar pelaku pembunuhan 4 aparat yang tewas di Papua. Sweeping dilakukan sesuai prosedur."Karena itu saya kira polisi men-sweeping kan sudah lihat filmnya.Siapa yang melakukan itu bisa dicari. Siapa yang berbuat harus mendapat hukuman," kata Kalla di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (17/3/2006).Menurut Kalla, polisi sudah diperintahkan melakukan tindakan profesional. "Jangan melebihi aturan kepolisian karena memang berat sekali polisi sampai meninggal dalam tugas. Karena itu harus saling menghargai tugas masing-masing," ungkapnya.Kalla menyampaikan penyesalan atas insiden berdarah tersebut dan meminta hukum harus ditegakkan. "Presiden sudah memberikan pernyataan resmi kemarin. Kita semua duka cita yang mendalam atas kejadian itu," kata Kalla."Kalau kita lihat apa yang terjadi kemarin, polisi melakukan prosedur yang betul, hanya tanpa senjata. Semua sesuai prosedur yang ada. Tetapi ada situasi yang memang kelihatan masyarakat keras, beringas, sampai ada yang meninggal," cetusnya.Media Tahan DiriAgar tidak memperkeruh suasana, media massa diminta menahan diri untuk tidak menayangkan tindakan kekerasan yang terjadi di Uncen pada Kamis kemarin."Jangan di antara kita memercik api. Saya meminta media menahan diri untuk tidak menayangkan tindakan kekerasan kemarin karena itu memancing orang untuk berbuat lagi," imbau Kalla memberi wejangan.Ketika ditanya mengani sikap Amien Rais yang mendukung aksi masyarakat menentang Freeport, Kalla menjawab diplomatis."Ya itu banyak yang mendukung, jadi tidak disadari. Dulu di Aceh banyak mendukung referendum itu tidak disadari karena ingin populer di masyarakat ya tidak disadari," tandas Kalla. (aan/)


Berita Terkait