Round-Up

Arahan Jokowi ke Anies dkk Kala Corona di Jakarta Mengkhawatirkan

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 15 Jun 2021 20:40 WIB
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Kasus COVID-19 di DKI Jakarta kian mengkhawatirkan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun memberikan sejumlah arahan ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan jajaran Forkopimda DKI Jakarta.

Arahan itu disampaikan Jokowi dalam pertemuan di Istana, Jakarta, Selasa (15/6/2021). Forkopimda yang hadir di antaranya Kepala DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi, Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, hingga wali kota dan Kapolres di DKI.

Ada sejumlah arahan yang diberikan Jokowi kepada Anies dkk. Pertama, Jokowi meminta agar peningkatan kasus COVID-19 di DKI Jakarta diatasi segera. Mengingat saat ini mutasi virus Corona dari India atau varian Delta sudah merebak di DKI Jakarta.

"Bahwasanya peningkatan COVID di Jakarta itu sangat meningkat signifikan dan beliau meminta kepada pemda, khususnya DKI Jakarta, karena sudah masuknya virus dari India, ya jadi Pak Presiden meminta kepada kita sebagai perangkat pemerintah daerah untuk menekan bagaimana cara-cara seperti vaksin yang sebelumnya," kata Prasetio di Istana, Jakarta, Selasa (15/6/2021).

Kedua, Jokowi meminta Anies dkk mempercepat vaksinasi COVID-19. Jokowi disebut menargetkan 7,5 juta vaksinasi hingga Agustus 2021.

"Nah di sini Presiden meminta kepada masyarakat Jakarta ya seperti daerah-daerah yang padat itu harus cepat divaksin," kata Prasetio.

"Vaksinasi di Jakarta cepat. Itu kayak seperti di pelabuhan, daerah padat itu harus divaksinasi. Jadi penekanan-penekanan itu yang harus dikerjakan pemda untuk supaya Jakarta, imbas dari Idul Fitri kemarin, adalah dampaknya sekarang berasa," lanjut dia.

Jokowi, kata Prasetio, juga meminta agar target pemakaian masker di DKI Jakarta dikejar. Dia mengungkapkan target pemakaian masker di DKI Jakarta sebesar 95 persen. Sementara itu, saat ini baru 78 persen warga DKI Jakarta yang menggunakan masker.

"Di sini juga Pak Presiden mengimbau sekarang masalahnya bukan ada di perkantoran atau di apa, karena masyarakat Jakarta secara persentase pemakaian masker itu obatnya cuma masker. Antara masker, pakai masker semua sudah 78 persen dan targetnya harus 95 persen," ungkap Prasetio.

Selain itu, Jokowi meminta semua forkopimda di DKI Jakarta turun ke lapangan. "Pak Presiden mengarahkan kepada kita perlu tindakan lapangan. Jadi kalau saya melihat, gubernur, kami pangdam, kapolda itu harus banyak di lapangan," ujarnya.

Versi Wagub DKI

Hal senada disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Riza mengungkapkan ada 3 arahan yang diberikan Jokowi ke Anies dkk.

Arahan itu adalah mengatasi peningkatan COVID-19 di DKI Jakarta, meningkatkan penggunaan masker, dan mempercepat program vaksinasi.

Riza juga mengungkapkan, seusai dari Istana, Anies pun langsung memimpin rapat internal untuk menindaklanjuti arahan Jokowi. Nantinya hasil rapat tersebut akan segera diimplementasikan secepatnya.

"Tadi Pak Gubernur langsung memimpin rapat di DKI bersama Forkopimda setelah dari Istana. Kita langsung menindaklanjuti dalam rencana aksi, dan segera kita laksanakan mulai tadi rapat dan besok," kata Riza.

"Insyallah tiga pesan itu yang penting, jadi implementasi di lapangan dikuatkan, kedua tadi program vaksinasi, ketiga program 3M atau penggunaan masker ditingkatkan lagi," lanjutnya.

Simak juga Video: Optimisme Pemerintah soal DKI Capai Herd Immunity pada Agustus

[Gambas:Video 20detik]



(mae/eva)