Polisi Ungkap Peran Terduga Teroris JAD di Bogor: Siapkan Bahan Peledak

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Selasa, 15 Jun 2021 17:31 WIB
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono
Rusdi Hartono (Adhyasta Dirgantara/detikcom)
Jakarta -

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) berinisial KDW (30) di Bogor, Jawa Barat, kemarin. Polri mengungkap KDW berperan sebagai penyedia bahan baku untuk bom.

"Densus telah mengamankan satu tersangka pelaku teror di Indonesia. Diamankan di Bogor, Jawa Barat, atas nama KDW berumur 30 tahun. Ini termasuk di dalam kelompok Jamaah Ansharut Daulah," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono kepada wartawan di Mabes Polri, Selasa (15/6/2021).

"Peran tersangka KDW ini yang mempersiapkan bahan-bahan kimia yang akan digunakan sebagai bahan baku pembuat bom," sambungnya.

Selain itu, Rusdi membeberkan sejumlah barang bukti saat Densus 88 menangkap KDW. Beberapa di antaranya bahan kimia seperti dekstran, sodium borate, hingga HCL.

"Dari tersangka KDW diamankan bermacam-macam bahan-bahan kimia, antara lain dekstran, magnesium sulfat, sodium borate, HCL, belerang, dan bahan-bahan kimia lain. Ini diamankan dari tersangka KDW," tutur Rusdi.

Lebih lanjut, Rusdi menyampaikan peran lain dari KDW. KDW, kata Rusdi, sering menyebarkan konten seputar JAD melalui media sosial miliknya.

Terlebih, KDW juga menjadi admin di salah satu grup WhatsApp. Di dalam grup itu, KDW kerap berdiskusi soal jihad.

"Selain itu teridentifikasi juga KDW sering menyebarkan konten-konten tentang Daulah di beberapa medsos yang dimiliki olehnya. Kemudian juga KDW ini menjadi admin salah satu WA group yang tentunya WA group terdiri dari kelompok KDW ini, yang senantiasa mendiskusikan jihad dan daulah," katanya.

Sebelumnya, Densus 88 kembali menangkap terduga teroris. Satu terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) ditangkap tadi malam di Bogor.

"Iya 1 orang terduga teroris jaringan JAD," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan melalui pesan singkat, Selasa (15/6).

(lir/lir)