Alert! Keterisian Isolasi di DKI Melonjak Jadi 78% Cuma dalam 2 Pekan

Karin Nur Secha - detikNews
Selasa, 15 Jun 2021 10:43 WIB
Sejumlah pasien positif COVID-19 berolahraga di Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC), Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Rabu (26/5/2021). Berdasarkan data pengelola, tingkat hunian pasien COVID-19 di RSDC Wisma Atlet Kemayoran saat ini menunjukkan peningkatan sebesar 10 persen dalam kurun waktu sembilan hari terakhir terhitung sejak Selasa (18/5/2021) yaitu dari 15,02 persen menjadi 25,21 persen. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/rwa.
Ilustrasi tempat isolasi (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Jakarta -

Kasus aktif Corona di DKI Jakarta kian meningkat drastis. Kini kapasitas ketersediaan tempat tidur isolasi alias bed occupancy rate (BOR) di Jakarta mencapai angka 78 persen.

"BOR kita juga naik signifikan per tanggal 14 Juni kapasitas tempat tidur isolasi sebanyak 7.341 terisi 5.752 atau sudah menyentuh 78% hanya dalam 2 minggu dan ICU sebesar 1.086 terisi 773 atau 71%," ujar Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti dalam keterangan tertulis, Selasa (15/6/2021).

Kini DKI hanya memiliki sisa kapasitas tempat tidur sebesar 22 persen dari yang telah disediakan. Widyastuti menyebut keterisian tempat tidur isolasi tersebut 25 persennya diisi oleh warga luar DKI Jakarta.

"Dari 78% keterisian tempat tidur tersebut 25 persennya merupakan warga luar DKI Jakarta dan komitmen kami tetap untuk tak membeda-bedakan pelayanan, tetapi ini menjadi peringatan bahwa virusnya tak mengenal batas wilayah," ucap Widyastuti.

Hal tersebut harus segera diantisipasi oleh Pemprov DKI. Kemudian, Widyastuti juga mengusulkan kepada pemerintah pusat agar terus melakukan tracer dengan tujuan pencegahan dini.

Kasus Baru Corona di DKI Tembus 2.722

Berdasarkan data penanganan pandemi Corona Kemenkes pada Senin (14/6/2021), daerah yang melaporkan penambahan kasus baru terbanyak pertama adalah DKI Jakarta dengan 2.722 kasus. Diikuti Jawa Barat dengan 1.532 kasus dan Jawa Tengah 1.400 kasus.

Diketahui Provinsi DKI Jakarta mengalami kenaikan kasus harian Corona sangat signifikan sampai 302 persen dalam beberapa hari belakangan. Peningkatan Corona ini diduga imbas klaster libur Lebaran 2021.

"Selanjutnya DKI Jakarta menjadi provinsi dengan kenaikan kasus yang paling signifikan, di mana dalam 10 hari saja kasusnya meningkat lebih dari 300 persen. Di mana pada tanggal 1 Juni lalu kasus hariannya hanya 519 kasus, dan di tanggal 10 kemarin kasus hariannya mencapai 2.091 kasus, BOR di DKI Jakarta mencapai 62,13 persen," kata Wiku Adisasmito dalam konferensi pers, Jumat (11/6).

Simak juga 'Pasien Covid-19 Melonjak, Kapasitas Bed RS Wisma Atlet Ditambah!':

[Gambas:Video 20detik]

(isa/imk)