Round-Up

Instruksi Jokowi ke Anies demi Tercipta Herd Immunity di DKI

Tim detikcom - detikNews
Senin, 14 Jun 2021 21:41 WIB
Jokowi Tinjau Vaksinasi di Waduk Pluit
Jokowi Tinjau Vaksinasi di Waduk Pluit (Tangkapan Layar Youtube Setwapres)
Jakarta -

Ada instruksi khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait penanganan dan pengendalian COVID-19. Jokowi ingin Anies menciptakan herd immunity di DKI pada Agustus nanti.

Hal ini disampaikan Jokowi saat melakukan peninjauan vaksinasi COVID-19 di Rumah Susun Tanah Tinggi, Senin (14/6/2021). Jokowi memberikan target hingga akhir Agustus sebanyak 7,5 juta penduduk di DKI Jakarta telah divaksinasi.

Ketika memberi arahan ini, Jokowi didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma. Sebelumnya, Jokowi melakukan peninjauan di Stadion Patriot Bekasi dan Waduk Pluit.

"Saya bersama-sama dengan Pak Menteri Kesehatan dan Pak Gubernur DKI beserta Wali Kota Jakarta Pusat melihat progres perkembangan vaksinasi, utamanya pagi hari ini yang diadakan di Rusun Tanah Tinggi di Jakarta Pusat. Kenapa dilakukan di sini? Karena ini adalah kawasan padat yang interaksi antarmasyarakatnya sangat tinggi sehingga diberikan prioritas untuk diberi vaksinasi," kata Jokowi.

"Bayangkan, kalau di rusun ini satu saja ada yang yang terkena, menyebarnya akan cepat sekali, sehingga vaksinasi sangat diperlukan di kawasan ini," sambungnya.

Jokowi menuturkan, hingga akhir Agustus, ditargetkan 7,5 juta penduduk Jakarta telah tervaksinasi. Menurutnya, target ini perlu agar dapat mencapai kekebalan komunal herd immunity.

"Saya juga tadi telah menyampaikan kepada Gubernur DKI untuk nanti di akhir Agustus, target 7,5 juta penduduk di Jakarta harus sudah tervaksinasi. Ini memang target yang sangat ambisius. Tetapi mau tidak mau kita harus menuju ke sana untuk mencapai kekebalan komunal herd immunity," kata Jokowi.

Jokowi berharap seluruh pihak di DKI Jakarta dapat melakukan kerja sama dalam pemberian vaksinasi ini. DKI juga disebut memiliki interaksi dan mobilitas masyarakat yang tinggi sehingga kecepatan vaksinasi sangat dibutuhkan.

"Saya berharap kerja keras semuanya baik di tingkat wali kota, kecamatan, kelurahan, dan seluruh puskesmas dan rumah sakit yang ada di DKI Jakarta. Karena DKI ini juga sama, interaksi antarmasyarakatnya tinggi, mobilitas masyarakatnya juga tinggi, sehingga kecepatan vaksinasi sangat menentukan sekali penyebaran COVID-19," kata Jokowi.

Tindak Lanjut Anies soal Arahan Jokowi

Anies berupaya merealisasikan target Jokowi. Anies mengatakan saat ini sudah 2,89 juta warga DKI Jakarta yang mendapat dosis vaksin. Anies menargetkan 3 juta warga DKI Jakarta sudah menerima vaksin di bulan Juni.

"Target di bulan Juni ini 3 juta. Sekarang tinggal 100 ribu lagi akan tercapai targetnya. Kita perlu menambah 4,5 juta lagi. Dengan penambahan ini tercapai angka 7,5 juta sehingga kita bisa berada dalam situasi insyaallah herd immunity," kata Anies kepada wartawan di Kantor Pusat PMI, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Senin (14/6).

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Saksikan video 'Instruksi Jokowi ke Anies: Pekan Depan Vaksinasi 100 Ribu Orang/Hari':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2