Pimpinan KPK Belum Pasti Datang ke Komnas HAM Pekan Ini

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Senin, 14 Jun 2021 19:09 WIB
Gedung baru KPK
Gedung KPK (Andhika Prasetya/detikcom)
Jakarta -

Pimpinan KPK kembali dipanggil Komnas HAM terkait adanya dugaan pelanggaran HAM mengenai aduan pelaksanaan tes wawasan kebangsaan (TWK). KPK mengaku masih mempelajari penjelasan Komnas HAM terkait dugaan pelanggaran HAM tersebut.

"Betul kami sudah terima surat panggilan dan penjelasannya. Namun, masih dilakukan penelaahan lebih lanjut. Kenapa kami bertanya lanjut pada Komnas HAM? Untuk memastikan bahwa kami akan memberi penjelasan seperti apa terkait dugaan pelanggaran HAM oleh Komnas HAM yang disampaikan pada kami," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (14/6/2021).

"Sehingga kebutuhan data dan informasi supaya jelas. Nanti perkembangannya akan kami sampaikan lebih lanjut," sambungnya.

Namun, Ali belum bisa mengkonfirmasi terkait kehadiran pimpinan KPK besok di Komnas HAM. Kata Ali, KPK tetap menghormati tugas pokok dan fungsi dari Komnas HAM.

"Besok kami sampaikan update-nya (hadir atau tidaknya). Tapi prinsipnya kami menghargai tugas pokok dan fungsi dari Komnas HAM. Sekali lagi penjelasan Komnas HAM ini menjadi penting karena kami akan memberi penjelasan sesuai kebutuhan Komnas HAM seperti apa mengenai pelaksanaan TWK oleh BKN (Badan Kepegawaian Negara) ini," ujar Ali.

Sebelumnya, Komnas HAM kembali melayangkan surat panggilan bagi pimpinan dan Sekjen KPK. Panggilan ini merupakan yang kedua berkaitan dengan aduan soal dugaan pelanggaran HAM dalam tes wawasan kebangsaan (TWK) dalam proses alih status pegawai KPK.

"Kami hari ini melayangkan surat panggilan kedua kepada pimpinan KPK dan kepada Sekjen KPK untuk mendapatkan keterangan," ucap Komisioner Komnas HAM Choirul Anam dalam konferensi pers di kantornya, Rabu (9/6).

Panggilan kedua itu diagendakan pada Selasa, 15 Juni, besok. Komnas HAM berharap KPK memenuhi panggilan tersebut.

Pimpinan KPK sendiri sebelumnya malah balik bertanya ke Komnas HAM soal apa saja dugaan pelanggaran HAM di TWK. Namun untuk saat ini Komnas HAM belum bisa menjawab karena justru sedang bekerja dan membutuhkan keterangan pimpinan KPK.

(yld/yld)