detikcom Do Your Magic

Jembatan Bambu Kebon Jeruk Akan Diganti Jembatan Beton, Selesai 3 Pekan

Annisa Rizky Fadhila - detikNews
Senin, 14 Jun 2021 16:28 WIB
Jembatan bambu reyot di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, tengah direnovasi supaya bersalin rupa menjadi jembatan beton yang kokoh. 14 Juni 2021. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)
Jembatan bambu reyot di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, tengah direnovasi supaya bersalin rupa menjadi jembatan beton yang kokoh. 14 Juni 2021. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)
Jakarta -

Warga berharap jembatan bambu reyot di Kebon Jeruk ini diganti dengan konstruksi yang lebih kokoh. Menjawab aspirasi warga, Dinas Bina Marga DKI Jakarta kini tengah membangun jembatan beton. Target selesainya renovasi telah dicanangkan.

"Rencana selesai kurang lebih tiga mingguan. Dari proyek sebelum-sebelumnya, selesai dalam waktu dua minggu. Ya kita targetkan maksimal tiga minggu," ujar koordinator proyek bernama Endang saat ditemui detikcom di lokasi renovasi jembatan reyot, Jl Swadaya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (14/6/2021).

Bila tiga pekan dihitung dari sekarang, maka kemungkinan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) ini selesai direnovasi pada 5 Juli mendatang. Jembatan ini melintang di atas Kali Sekretaris, menghubungkan Kampung Rawa Timur dan Kampung Rawa Barat. Saat ini, kata Endang, progres renovasi sudah 25%.

Pasukan kuning, julukan petugas Dinas Bina Marga, telah melakukan pemasangan tiang, kemudian nantinya disusul dengan pengecoran tiang.

"Jika sudah, nanti dilakukan pengelasan sambungan buat bentangan jembatan," ujarnya.

Perbaikan jembatan bambu reyot di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, 14 Juni 2021. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)Perbaikan jembatan bambu reyot di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, 14 Juni 2021. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)

Meski proyek sudah berjalan tiga hari, Endang mengaku tidak ada hambatan dalam pengerjaannya. Sehingga, ke depan pekerjaan akan terselesaikan.

Kepada detikcom, Endang menjelaskan sejauh ini tukang yang bekerja sebanyak 11 orang. Mereka bekerja dari pukul 09.00 WIB - 15.00 WIB.

"Jumlah yang bekerja ada 11," kata dia. Meski begitu, sebagian ada satu pekerja yang cuti dan sakit, nampak ada tujuh orang yang bekerja pada hari ini.

Berdasarkan gambar yang disampaikan Endang, terlihat desain jembatan ini terdiri dari beton setebal 10 cm untuk permukaan jembatan. Jembatan ini juga bakal dilengkapi railing atau pagar.

Jembatan bambu reyot di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, tengah direnovasi supaya bersalin rupa menjadi jembatan beton yang kokoh. 14 Juni 2021. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)Jembatan bambu reyot di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, tengah direnovasi supaya bersalin rupa menjadi jembatan beton yang kokoh. 14 Juni 2021. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)

Sebelumnya, warga berharap jembatan bambu nan reyot ini diganti dengan jembatan yang lebih kuat. Soalnya, ibu-ibu sering ngeri bila melewati jembatan yang sedikit goyang-goyang bila ditapaki ini. Apalagi, anak seorang warga pernah tercebur ke sungai dari jembatan bambu reyot tanpa pagar ini.

"Perlu diperbaiki lah, biar kalau lewat nggak ngeri. Kalau ibu-ibu itu ngeri lewat sini bawa anak. Maunya dibeton, yang kuat gitu, dikasih pegangan, biar aman," warga setempat bernama Rini (42) saat ditemui detikcom pada Selasa (8/6) pekan lalu.

Setali tiga uang, warga lain bernama Sugeng (45) berharap jembatan ini dicor dan diberi pagar. "Takutnya anak kecil lewat kan biar aman," kata Sugeng.

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Kenneth Hardiyanto, menyebut ada 420 kepala keluarga yang menggunakan jembatan bambu reyot ini. Maka, jembatan ini perlu diperbaiki.

"Banyak anak-anak sekolah lewat jembatan ini, saya khawatir jika tidak segera diperbaiki, maka akan bisa terjadi kejadian yang tidak diinginkan," ucap Kenneth dalam keterangannya.

Simak video 'Khawatirnya Warga akan Jembatan Bambu Reyot di Jakarta':

[Gambas:Video 20detik]



(dnu/dnu)