KPK Eksekusi Walkot Tasikmalaya Nonaktif Budi Budiman ke Lapas Sukamiskin

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Jumat, 11 Jun 2021 19:21 WIB
Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman resmi ditahan KPK. Budi merupakan tersangka kasus dugaan suap ke mantan pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Yaya Purnomo.
Wali Kota nonaktif Tasikmalaya Budi Budiman (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

KPK mengeksekusi Wali Kota nonaktif Tasikmalaya Budi Budiman ke Lapas Kelas I Sukamiskin. Budi telah divonis hakim satu tahun penjara atas kasus suap pegawai Kementerian Keuangan.

"Hari ini (11/6/2021) Jaksa Eksekusi KPK Andry Prihandono telah melaksanakan Putusan Pengadilan Tipikor Tingkat Banding pada PT Bandung Nomor: 4 / TIPIKOR/ 2021/PT BDG tanggal 5 Mei 2021 dengan terpidana Budi Budiman dengan cara memasukkan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Sukamiskin untuk menjalani pidana penjara selama 1 tahun dan 6 bulan dikurangi selama berada dalam tahanan," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, kepada wartawan, Jumat (11/6/2021).

Selain itu, Budi dibebani membayar denda sebanyak Rp 200 juta. Apabila tidak sanggup membayar, bisa diganti dengan hukuman penjara selama 2 tahun.

"Dibebani untuk membayar pidana denda sejumlah Rp 200 juta dengan ketentuan. Apabila tidak dibayar, akan diganti dengan pidana kurungan selama 2 bulan," kata Ali.

Dalam pusaran korupsi ini, KPK lebih dulu menangkap dan menahan anggota Komisi XI DPR RI Amin Santono, Eka Kamaluddin (perantara), eks pejabat Kemenkeu Yaya Purnomo, Ahmad Ghiast (kontraktor), anggota Dewan Perwakilan Rakyat 2014-2019 Sukiman, pelaksana tugas dan Pj Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua, Natan Pasomba, hingga Budi Budiman.

Pada pengembangan kasus, KPK kembali menetapkan Khairuddin Syah alias Buyung dan mantan Wakil Bendahara Umum PPP Puji Suhartono sebagai tersangka dalam pusaran kasus korupsi ini. Khairuddin sendiri menjadi terdakwa penyuap Yaya Purnomo.

Sehari berselang saat itu, KPK juga telah menetapkan mantan anggota DPR Fraksi PPP Irgan Chairul Mahfiz dan Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah Kabupaten Labura Agusman Sinaga sebagai tersangka. Keduanya ditetapkan menjadi tersangka berdasarkan pengembangan kasus.

Simak terpidana kasus mantan Bupati Cirebon juga dieksekusi ke Lapas Sukamiskin di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2