Presiden Prihatin Rusuh Abepura Makan Korban Jiwa
Kamis, 16 Mar 2006 19:57 WIB
Jakarta -
Kerusuhan Abepura memakan korban jiwa. Sedikitnya 3 personil Polri dan 1 prajurit TNI AU menjadi korban tewas. Presiden SBY mengaku prihatin jatuhnya korban ini."Atas tindakan kekerasan terjadi, saya sangat prihatin dan sesalkan," kata Presiden SBY dalam jumpa pers di Kantor Kepresidenan, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (16/3/2006).Presiden meminta semua pihak bisa menahan diri dan tidak menggunakan cara-cara kekerasan. Sebab, kejadian ini telah bertentangan dengan iklim yang pemerintah bangun yakni menyelesaikan masalah tanpa kekerasan. "Pemerintah pada tahun-tahun terakhir ini telah mengembangkan kebijakan untuk menyelesaikan setiap konflik internal termasuk gangguan keamanan dan politik internal secara damai, konstitusional," tegas SBY. Akibat kerusuhan di depan kampus Universitas Cendrawasih, Papua, sedikitnya 4 orang tewas. Mereka adalah Baratu Daud Sulaiman, Briptu Arizona dan Brigadir Syamsudin. Personil Polri ini sehari-hari bertugas sebagai Petugas Pengendalian Masyarakat (Dalmas) Polres Jayapura. Sedangkan identitas prajurit TNI AU yang menjadi korban belum diketahui. Selain itu, sedikitnya 4 orang luka berat dan 20 prajurit lainnya mengalami luka-luka. Sedangkan dari pihak masyarakat, empat orang terluka."Janganlah senang menggunakan kekerasan yang hanya akibatkan jatuhnya korban jiwa dan harta benda, padahal masalah bisa diselesaikan dengan baik," pinta SBY.
(ton/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































