Kemnaker Terjunkan Tim untuk Investigasi 5 Calon PMI Kabur di Malang

Erika Dyah Fitriani - detikNews
Jumat, 11 Jun 2021 16:54 WIB
Dirjen Binwasnaker dan K3, Kemnaker Haiyani Rumondang
Foto: Dok. Kemnaker
Jakarta -

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan melakukan investigasi terkait adanya 5 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang nekat kabur dari tempat penampungan di Malang. Untuk itu, Menaker Ida Fauziyah memerintahkan Dirjen Binwasnaker dan K3, Haiyani Rumondang menangani kasus tersebut.

Diketahui, 5 CPMI yang nekat kabur pada Rabu (9/6) malam itu meloncat dari lantai 4 mess penampungan di Balai Latihan Kerja (BLK) Central Karya Semesta (CKS). BLK ini berlokasi di Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur.

"Menaker menurunkan Tim Pengawas Ketenagakerjaan ke lokasi kejadian untuk menangani kasus tersebut dengan baik," ujar Dirjen Binwasnaker dan K3, Haiyani Rumondang dalam keterangan tertulis, Jumat (11/6/2021).

Haiyani menegaskan kepada Tim Pengawas Ketenagakerjaan agar bertindak cepat dan cermat. Ia menambahkan, kasus ini harus dipetakan apakah 5 orang yang diduga CPMI tersebut sedang mengikuti pelatihan keterampilan atau ditampung dan akan diberangkatkan bekerja ke luar negeri.

"Saya minta kasusnya harus didalami dengan baik. Peristiwa ini sangat mengejutkan, di tengah-tengah adanya pembatasan penempatan PMI karena pandemi, muncul berita lima orang diduga CPMI melompat dari gedung BLK luar negeri, " pungkasnya.

Sebagai informasi, 5 CPMI yang kabur ini berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB). Mereka turun dari gedung mess lantai 4. Adapun 3 orang di antaranya mengalami patah tulang kaki dan terluka di bagian kepala lantaran ketinggian gedung mencapai 12 meter. Saat turun, mereka menggunakan alat bantu seadanya berupa lilitan kain sarung.

(akn/ega)