'Garis Ibu' Jadi Petunjuk Baru Pasien RSJ Aceh Diduga Brimob yang Hilang

Agus Setyadi - detikNews
Jumat, 11 Jun 2021 16:20 WIB
Beredar kabar seorang personel Brimob yang hilang saat tsunami pada tahun 2004 ditemukan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banda Aceh. (dok Istimewa)
Foto: Beredar kabar seorang personel Brimob yang hilang saat tsunami pada tahun 2004 ditemukan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banda Aceh. (dok Istimewa)
Banda Aceh -

Teka-teki seorang pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh diduga Bharaka Asep mulai ada titik terang. Polisi menemukan keturunan dari sisi ibu Brimob yang hilang saat tsunami dengan pasien tersebut.

Dirangkum detikcom, Jumat (11/6/2021), informasi keberadaan pasien diduga Asep itu awalnya beredar di WhatsApp grup internal anggota polisi pertengahan Maret lalu. Informasi yang beredar menyertakan foto yang sudah digabung.

Foto pertama menampilkan seseorang berseragam Polri bernama Asep dan foto satu lagi pasien di RSJ Banda Aceh. Pasien itu disebut Bharaka Asep, anggota Resimen II Pelopor angkatan 351 99/00.

Saat tsunami menerjang Aceh 26 Desember 2004, Asep disebut bertugas di Poskotis Brimob Peukan Bada, Aceh Besar. Dalam pesan itu juga disebut Asep berasal dari Kesatuan Resimen 1 Kedung Halang Bogor.

Usai beredar informasi tersebut, Polda Aceh turun tangan melakukan pengecekan ke RSJ Aceh di Jl. Dr. Syarif Thayeb, Bandar Baru, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh. Polisi berkoordinasi dengan Korp Brimob untuk menguak identitas pria tersebut.

"Pasien ini akan dilakukan tes DNA, sidik jari, dan pengenalan tanda lahir lainnya," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy kepada wartawan, Kamis (18/3/2021).

Selama dirawat di RSJ Aceh sejak 2009, pasien itu akrap disapa 'Pak Zainal'. Hasil penelusuran polisi diketahui Pak Zainal dibawa ke RSJ oleh kepala desa di Kecamatan Sampoinet, Aceh Jaya.

"Pihak RSJ sempat mengantar kembali dia ke sana tapi warga setempat tidak mau menerimanya, sehingga dibawa kembali ke RSJ Banda Aceh," jelas Winardy.

Setelah kabar penemuan Bharaka Asep beredar, polisi juga berkoordinasi dengan keluarga Brimob itu di Lampung. Berdasarkan keterangan adik kandung Asep, anggota Brimob yang hilang saat tsunami 26 Desember 2004 itu memiliki sejumlah ciri-ciri. Di antaranya luka di pelipis kanan, lesung pipi serta tanda khusus di telinga.

RSJ AcehRSJ Aceh (Foto: Agus Setyadi/detikcom)

"Ciri fisik itu sudah ditemukan di pasien diduga Asep," tutur Winardy kepada wartawan, Jumat (19/3).

Kondisi pasien Pak Zainal disebut lebih kurus dan sudah berumur. Namun polisi memastikan ciri-ciri Pak Zainal sama dengan Asep.

"Kita sudah memastikan kemungkinan 80 persen ciri-ciri fisik yang disebutkan saudaranya ada di Asep yang di RSJ," jelas Winardy.

Selain itu, Winardy menyebut Pak Zainal masih memiliki jiwa-jiwa Brimob. Dia juga menunjukkan sikap sempurna ketika teman letingnya menyanyikan lagu-lagu Brimob.

Bagaimana kehidupan Zainal yang diduga adalah Bharaka Asep, seorang Brimob yang hilang saat tsunami 2004 terjadi? Simak di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2