Utang BNPB untuk Biaya Hotel Isolasi di DKI Berpotensi Bertambah

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 11 Jun 2021 15:39 WIB
Pasein tanpa gejala COVID 19 menjalani isolasi di The Green Hotel, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (12/10/2020). Menurut General Manager The Green Hotel Asep Hermasan terdapat 16 pasien OTG yang menjalani isolasi mandiri di hotel ini. Sedangkan selama hotel beroperasi untuk  pasien COVID 19 sudah merawat 20 pasien. 4 orang telah dinyatakan sembuh dan di pulangkan pada Jumat 9 oktober 2020.
Hotel isolasi mandiri. (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

BNPB menyetop sementara pembiayaan hotel tempat isolasi mandiri pasien corona OTG setelah memiliki utang sekitar Rp 140 miliar. Utang tersebut berpotensi bertambah karena masih dalam proses penghitungan.

"Jadi untuk fix belum tapi perkiraan, estimasi setelah perhitungan bersama itu terakhir di 15 Mei atau April, nah itu saya perlu keputusan bersama untuk kepastian mencocokkan data hotel dengan surat tugas dari Dinkes untuk isolasi bagi OTG. Jadi masih estimasi," kata PPK Hotel Isolasi OTG dan Nakes DSP BNPB Rus Suharto saat dihubungi, Jumat (11/6/2021).

Rus, yang juga menjabat Kasudin Parekraf Jakarta Timur, mengatakan, berdasarkan perhitungan sementara, total pembiayaan hotel yang ditanggung BNPB sebanyak Rp 265 miliar. Sebanyak Rp 60 miliar telah dilunasi. Saat ini, utang yang dimiliki BNPB sebesar Rp 195 miliar.

"Jadi sekitar 195 Miliar yang belum, yang udah dibayar dua tahap 60 M, 60 M itu dua tahap, 30 M-30 M," jelasnya.

Rus mengatakan pekan depan pihaknya akan menggelar perhitungan bersama untuk memutuskan total pembayaran yang harus ditanggung BNPB. Nantinya, seluruh pembiayaan ini akan ditanggung oleh dana siap pakai BNPB yang bersumber dari APBN.

"Lakukan perhitungan bersama untuk fix berapa yang harus dibayar," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, BNPB membeberkan memiliki hutang Rp 140 miliar kepada hotel tempat isolasi mandiri di DKI Jakarta. Kini, mereka telah memutuskan menghentikan sementara pembiayaan hotel tersebut.

"Sekitar Rp 140 miliar yang belum kita bayar ke beberapa hotel," ujar Plt Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Dody Ruswandi kepada wartawan, Kamis (10/6).

Ada 31 hotel di Jakarta yang pembiayaan untuk isolasi OTG COVID ditanggung BNPB. Dan untuk periode Juni baru dibayarkan Rp 60 miliar.

Dari 31 hotel yang ditanggung BNPB, 15 hotel untuk pasien OTG COVID-19. Sebanyak 16 hotel sisanya untuk penginapan tenaga kesehatan.

(man/man)