Megawati Bakal Berontak Jika Lahir di Era Penjajahan: Tentu Prabowo Setuju

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Jumat, 11 Jun 2021 15:07 WIB
Megawati Soekarnoputri
Megawati Soekarnoputri (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bicara soal sejarah Indonesia yang dinilai dijajah selama 350 tahun. Megawati mengatakan akan memberontak jika lahir di masa penjajahan.

Hal itu disampaikan oleh Megawati saat pengukuhan gelar profesor kehormatan dari Universitas Kehormatan (Unhan), Jumat (11/6/2021). Megawati awalnya mengatakan sering meminta ahli sejarah mengecek kembali soal Indonesia dijajah 350 tahun.

"Saya sering bertemu dengan para ahli sejarah, saya sampai bilang begini, 'Tolong dong diperiksa kembali, apakah benar kita ini dijajah 350 tahun?' Kok orang yang dijajahnya seneng banget ya. 350 tahun, saya bilang, kalau seorang ibu melahirkan, itu sudah melahirkan berapa puluh kali," kata Megawati.

Pengukuhan Megawati menjadi profesor kehormatan ini dihadiri oleh Menhan Prabowo Subianto. Megawati heran mengapa Indonesia dianggap terjajah selama ratusan tahun.

"Ya memang benar kan, ya apa iya toh, mbok saya lihat, dari masa perjuangan sebelum kemerdekaan, itu kan kita sporadisnya. Apakah itu tidak termasuk atau hanya dihitung tidak runtun, tahun ini umpamanya Pangeran Diponegoro 1825-1830, begitu apa ya, saya kurang tahu ya waktu itu bagaimana sampai kesimpulan kita ini jadi bangsa terjajah 350 tahun," ujarnya.

Megawati mengatakan, jika terlahir saat masa penjajahan, dirinya akan ikut memberontak. Di sinilah Megawati mengatakan Prabowo akan setuju jika ikut memberontak terhadap penjajah.

"Saya mungkin kalau sudah lahir di sana itu ikut berontak. Tentu Pak Prabowo juga setuju. Bayangkan loh, kok enak temen gitu, menurut Jawa gitu, enak amat ya, yang belum lagi kita lihat Jalur Sutra, jalur rempah-rempah, aduh Indonesia ini memang...," imbuhnya.

Tonton Video: Momen Megawati Resmi Bergelar Profesor Kehormatan dari Unhan

[Gambas:Video 20detik]



(rfs/gbr)