Jokowi Cek Bandara Purbalingga, Ganjar Harap Jateng Selatan Ketiban Rezeki

Erika Dyah - detikNews
Jumat, 11 Jun 2021 14:37 WIB
Ganjar Pranowo & Jokowi
Foto: Pemprov Jateng
Jakarta -

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo di Bandara Jenderal Soedirman, Purbalingga. Diketahui, Presiden Jokowi datang dengan pesawat Garuda Indonesia jenis ATR-72 untuk melihat progres pembangunan Bandara Jenderal Soedirman yang baru beroperasi sejak awal Juni 2021.

Jokowi mengungkap kedatangannya ke Purbalingga memang dikhususkan untuk meninjau progres perkembangan pembangunan Bandara Jenderal Besar Soedirman. Berdasarkan tinjauannya, ia mengatakan pembangunan runway sudah selesai dengan panjang 1600m dan lebar 30m.

"Meskipun terminalnya belum selesai, tapi minggu lalu telah dilakukan penerbangan dari Jakarta ke Purbalingga dan dari Purbalingga ke Surabaya oleh Citilink. Saya melihat juga penumpangnya lebih dari 70 persen. Alhamdulillah," kata Jokowi dalam keterangan tertulis, Jumat (11/6/2021).

Dalam kesempatan ini, Jokowi menyampaikan harapannya agar bandara ini bisa berkontribusi untuk menumbuhkan ekonomi di Jateng. Ia berharap dampak keberadaan Bandara tak hanya dirasakan Purbalingga, tapi daerah lain seperti Banyumas, Cilacap, Banjarnegara, Wonosobo termasuk Kebumen dan daerah lainnya. Dengan hal ini, ia berharap mobilitas orang, barang dan logistik akan lebih baik.

"Ini bagus, saya senang. Meskipun terminalnya darurat, tapi airportnya sudah dipakai. Saya kira ini lebih produktif daripada menunggu harus selesai baru dilakukan penerbangan," imbuhnya.

Jokowi menyampaikan cara seperti ini juga akan diterapkan pada pembangunan bandara-bandara lain yang sedang dibangun di Indonesia.

"Terima kasih Pak Gubernur Jateng, Ibu Bupati Purbalingga dan seluruh pihak yang telah berkontribusi pada pembangunan bandara ini," ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkap kedatangan Presiden ini juga disambut oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, serta sejumlah pejabat penting lain. Ia mengatakan dirinya bersama Menhub mendampingi Presiden Jokowi untuk melakukan pengecekan di terminal.

Ia mengaku mendampingi Jokowi sembari memberikan informasi terkait bandara pada pengecekan terminal tersebut. Pada kesempatan tersebut, Ganjar mengatakan adanya bandara ini tak hanya menguntungkan Purbalingga saja. Sebab menurutnya, keberadaan bandara ini akan turut memberi dampak pada daerah sekitarnya seperti Banyumas, Pemalang, Banjarnegara, Cilacap, Wonosobo dan Kebumen.

"Bandara ini dengan daerah lain di sekitar Purbalingga dekat Pak. Jadi tidak hanya Purbalingga yang ketiban rezeki, daerah lain juga akan merasakan dampaknya. Tentu kita berharap bisa menggerakkan perekonomian di wilayah Jateng bagian selatan ini," ucap Ganjar.

Diketahui, saat menghadiri penerbangan komersial pertama di bandara ini beberapa waktu lalu, Ganjar mengaku bangga dengan dibukanya bandara Jenderal Soedirman Purbalingga sebagai bandara komersial. Ia menilai pembukaan bandara ini merupakan sejarah panjang yang telah puluhan tahun diimpikan.

"Ini mimpi besar sejak puluhan tahun, dan hari ini terlaksana. The dream come true," katanya.

Ganjar mengungkap dirinya mengingat proses panjang yang harus dilewati hingga Bandara Jenderal Soedirman bisa jadi seperti saat ini. Ia mengatakan pembahasan bandara ini bahkan sudah dilakukannya sejak ia masih menjadi anggota DPR RI.

"Sejak saya jadi DPR, sejak pak Triyono masih jadi Bupati. Alhamdulillah sejarah panjang itu hari ini terwujud dan sudah ada pesawat yang mendarat," terangnya.

Ganjar pun berharap adanya bandara Jenderal Besar Soedirman di Purbalingga tak hanya membantu masyarakat perihal akses perjalanan yang semakin mudah. Akan tetapi, ia juga berharap bandara baru itu bisa menjadi awal yang baik untuk peningkatan ekonomi di wilayah Jateng bagian tengah.

"Mudah-mudahan ini awal yang baik untuk peningkatan ekonomi di wilayah ini. Tak hanya Purbalingga, tapi juga daerah sekitarnya seperti Banjarnegara, Banyumas, Pemalang, Cilacap, Wonosobo, Kebumen dan lainnya," pungkasnya.



Simak Video "Diisukan Tak Disukai DPC PDIP, Ganjar: Malah Nggak Tahu Saya"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/mpr)