Round-Up

Pengakuan-Bantahan Nurdin Abdullah Dituding Ambil Miliaran dari Kontraktor

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 11 Jun 2021 10:37 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah mengenakan rompi KPK usai dilakukan pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Minggu (28/2/2021). Gubernur yang pernah mendapat penghargaan dari KPK tersebut kini justru menjadi tersangka dalam kasus korupsi.
Foto: Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah (Rifkianto Nugroho/detikcom).

Akui terima SGD 150 Ribu dari Anggu

Dalam kesaksiannya Nurdin Abdullah mengaku menerima uang 150 ribu Dolar Singapura (SGD) dari pengusaha Anggu. Nurdin mengatakan uang itu bukan untuk dirinya, melainkan untuk pemenangan pasangan calon (paslon) Tomy Satria Yulianto-Andi Makkasau di Pilkada Bulukumba.

"Kalau pemberian Anggu itu (SGD 150 ribu) untuk gubernur pribadi saya tolak, tapi karena ini untuk pilkada makanya saya terima," kata Nurdin.

Lebih lanjut Nurdin menyebut Anggu belum mengikuti proyek tender di Pemprov Sulsel saat memberinya dana SGD 150 ribu. Dana itu diberikan untuk Tomy-Makkasau karena dia mendukung pasangan itu untuk menang di Bulukumba.

"Membantu calon kita yang ada di Bulukumba. Pasangan Tomy dan juga Andi Makkasau," kata Nurdin.

Nurdin menegaskan, uang SGD 150 ribu bukan bertujuan agar Anggu menang dalam tender proyek di Sulsel.

"Sama sekali tidak ada (permintaan khusus Anggu terkait proyek). Ini murni untuk pilkada Bulukumba," kata Nurdin.

Nurdin juga mengakui tak elok bagi dirinya selaku gubernur meminta dana dari seorang pengusaha. Tapi dia menegaskan dana itu murni untuk pilkada.

"Kalau itu tidak boleh (gubernur minta dana ke pengusaha), tapi ini murni untuk Pilkada Bulukumba," tegasnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.