ADVERTISEMENT

Dinkes Pekanbaru Kembali Distribusikan Vaksin COVID yang Sempat Ditarik

Raja Adil Siregar - detikNews
Kamis, 10 Jun 2021 17:08 WIB
Scientists are done research on vaccine in laboratory with test tubes on Covid19 Coronavirus type for discover vaccine.
Ilustrasi vaksin COVID-19 (Getty Images/iStockphoto/chayakorn lotongkum)
Pekanbaru -

Dinas Kesehatan (Dinkes) Pekanbaru kembali mendistribusikan vaksin COVID-19 yang sempat ditarik dari seluruh fasilitas pelayanan kesehatan. Pendistribusian dilakukan lagi setelah ada evaluasi.

"Kemarin vaksin ditarik karena dievaluasi agar data distribusi ada. Khususnya dari Dinas Kesehatan ke rumah sakit," kata juru bicara Satgas COVID-19 Pekanbaru, Ingot Hutasuhut, kepada wartawan, Kamis (10/6/2021).

Ingot mengatakan ada banyak masalah yang terjadi saat pendistribusian vaksin sebelumnya. Dia menyebut ada vaksin yang sudah disuntikkan, tetapi tidak dilaporkan ke Dinkes.

"Itu kemarin ada bermacam masalah dan menyebabkan keterlambatan laporannya. Ada sudah divaksin, karena jaringan tidak ter-input. Itu yang kita evaluasi semuanya," ucap Ingot.

Evaluasi soal distribusi vaksin ini dilakukan selama 2 hari. Setelah evaluasi tuntas, Dinkes kembali mendistribusikan vaksin ke fasilitas kesehatan untuk disuntikkan ke masyarakat.

"Hari ini semua sudah dipersilakan untuk mengambil kembali. Intinya kemarin itu untuk evaluasi saja, kita data ulang untuk laporan karena ini berkaitan dengan pusat, pemerintah pusat minta laporan," katanya.

Sebelumnya, Dinkes Pekanbaru menarik vaksin COVID-19 dari semua rumah sakit di Pekanbaru. Surat penarikan itu ditujukan kepada semua Direktur rumah sakit di Pekanbaru.

Surat itu dikeluarkan, Senin (7/6), dan tertulis vaksin harus sudah dikembalikan paling lambat sore di hari yang sama. Tak ada pengecualian bagi rumah sakit untuk mengembalikan vaksin.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru, Arnaldo, mengatakan sudah banyak dosis vaksin COVID-19 yang didistribusikan ke rumah sakit di Pekanbaru. Namun, menurut dia, data penerima vaksin tidak kunjung diterima Dinkes.

"Data orang yang divaksin banyak yang belum di-input. Terkait penarikan vaksin berkaitan dengan data P-care dan SMILE," katanya.

Dia tak menjelaskan sejak kapan data vaksin dan jumlah penerima tidak disetor ke sistem. Arnaldo menegaskan Pemkot Pekanbaru sedang berupaya mempercepat vaksinasi Corona bagi warga.

"Ini sepertinya sudah lama. Tidak ada hubungan dengan vaksin massal kemarin. Kita hanya ingin supaya data ini real agar ketika minta vaksin ke pusat, orang pusat bisa kasih vaksin," katanya.

(ras/haf)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT