Gunung Abbo Tempat Eva Hilang Dulu Ditinggali Warga, Kini 'Kampung Mati'

Muhammad Taufiqqurrahman - detikNews
Kamis, 10 Jun 2021 14:05 WIB
Wanita pendaki Eva (24) saat ditemukan tim SAR di Gunung Abbo,  Maros, Sulsel (dok. Istimewa).
Wanita pendaki Eva (24) saat ditemukan tim SAR di Gunung Abbo, Maros, Sulsel. (dok. Istimewa)
Maros -

Gunung Abbo di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), tempat seorang pendaki wanita Eva (24) hilang, dulunya merupakan perkampungan yang ditinggali warga. Kini Gunung Abo sudah tak berpenghuni layaknya kampung mati.

"Kalau di sana (Gunung Abbo) memang gunung, tetapi ceritanya dulu itu kampung. Itu memang gunung, dan pernah orang tinggal di sana, orang-orang dulu," ujar pegawai Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Delon, kepada wartawan, Kamis (10/6/2021).

Menurut Delon, perkampungan yang ditinggali warga di Gunung Abbo itu dikenal sebagai Kampung Abbo. Warga terakhir kali tinggal di sana pada 1960-an.

Lebih lanjut Delon mengungkapkan Kampung Abbo berada di sebuah lembah berbentuk cekungan yang mirip sebuah baskom. Perkampungan itu berbentuk bulat dan dikelilingi gunung.

Terdapat aliran sungai itu kampung itu, yang membuat warga dapat bercocok tanam hingga membuat sawah.

"Orang dulu tinggalkan itu kampung karena masalah kehidupan di sana. Cuman hasilnya itu (padi dari sawah) untuk cari uang di bawah turun setengah mati. Tanam jagung, padi, hasilnya harus bawa turun ke Desa Leang-leang dan Desa Panaikang ke bawah," ucapnya.

Desa Leang-leang dan Desa Panaikang memang menjadi desa terdekat dengan Kampung Abbo. Kini perkampungan yang sudah mati itu biasa menjadi destinasi para pendaki yang mendaki ke Gunung Abbo.

Para pendaki biasanya memerlukan perjalanan darat sekitar 1 hingga 2 jam dari Desa Panaikang ke Gunung Abbo. Banyak pendaki yang tertarik ke sana karena bentangan karst yang dianggap bagus dan juga air yang selalu tersedia.

"Juga di sana bisa melihat burung kalau orang betul-betul mau pasang tenda, memang bagus keindahan alamnya di sana. Bagus pemandangannya," ucapnya.

Meski begitu, selama karirnya bekerja sebagai Pegawai Taman Nasional Bulusaraung, dia tidak pernah menemui hal mistis di sekitar Gunung Abbo. Tetapi dia tidak menampik bahwa setiap daerah pastinya memiliki sejarah mistis sendiri-sendiri. Untuk kasus Eva, ini adalah kasus pertama orang hilang di sekitar Gunung Abbo.

"Baru kali ini ada orang hilang sekian hari. Saya pernah melintas jalan dari Pattrio tembus Panaikang, alhamdulillah selamat saya jalan. Tetapi saya tidak pasang camp, berangkat dari jam 9 pagi hingga 5 sore," terangnya.

(tfq/nvl)