Polisi: Aktivis KNPB Penyebar Hoax Provokasi Komunikasi dengan Veronica Koman

Audrey Santoso - detikNews
Kamis, 10 Jun 2021 13:03 WIB
Aktivis Komite Nasional Papua Barat (KNPB). EKM (38)
Aktivis Komite Nasional Papua Barat (KNPB) EKM (38) (dok. Satgas NemangkawI)
Jakarta -

Satgas Nemangkawi mengungkap aktivis Komite Nasional Papua Barat (KNPB) berinisial EKM (38) di Merauke, Papua, kerap berkomunikasi dengan Veronica Koman. Percakapan via pesan singkat antara EKM dan Veronica Koman seputar kejadian-kejadian di Merauke.

"Yang bersangkutan aktif komunikasi dengan DPO Veronica Koman. Dalam komunikasi tersebut, DPO VK sering menanyakan ada kejadian apa saja di Merauke," jelas Kasatgas Humas Nemangkawi Kombes Iqbal Alqudussy kepada detikcom, Kamis (10/6/2021).

Iqbal menjelaskan Veronica Koman kemudian mengaitkan kejadian yang diceritakan dengan keberadaan aparat. "Yang nantinya oleh DPO Veronica Koman, kejadian itu dikaitkan ke TNI-Polri dalam konteks negatif, dijadikan isu miring," sambung dia.

Iqbal menambahkan Veronica Koman kemudian menjadikan isu miring tersebut sebagai bahan untuk konten media sosialnya. Veronica Koman, lanjut Iqbal, juga menyebarkannya ke media asing.

"Isu dan kejadian itu kemudian dijadikan DPO VK sebagai bahan untuk konten di medsosnya/dia berikan ke media asing," pungkas Iqbal.

Sebelumnya diberitakan, Tim Satuan Tugas Siber Ops Nemangkawi menangkap aktivis KNPB, EKM di Merauke, Papua. EKM ditangkap karena menyebarkan berita bohong atau hoaks dan bernada provokatif melalui Facebook Manuel Metemko.

EKM ditangkap di rumahnya di kawasan Jalan Perikanan Darat, Kelurahan Kelapa V, Merauke. EKM ditangkap pada Rabu (9/6) malam.

(aud/idh)