Round-Up

Gubsu Tak Goyah Meski Dikritik Tak Segera Buka Sekolah

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 09 Jun 2021 08:00 WIB
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (Ahmad Arfah-detikcom)
Foto: Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (kemeja putih-peci hitam)/(Ahmad Arfah-detikcom)

Pemkab Mau Buka Sekolah Meski Edy Tak Izinkan

Bupati Tapanuli Utara (Taput), Nikson Nababan, mengatakan pelaksanaan sekolah tatap muka sebenarnya sudah dilakukan di wilayahnya. Namun, belajar tatap muka disetop sementara karena ada lonjakan penyebaran virus Corona di Taput bulan lalu.

"Karena naik COVID bulan lalu kita hentikan tatap muka," kata Nikson saat dihubungi.

Nikson mengatakan belajar tatap muka di Taput segera dilakukan lagi. Dia menargetkan belajar tatap muka dimulai lagi setelah pertambahan kasus baru Corona mulai melandai.

"Mudah-mudahan minggu depan (sekolah tatap muka dilakukan)," ucapnya.

Dia menegaskan pihaknya berani menggelar belajar tatap muka di sekolah karena ada restu dari Nadiem Makarim. Nikson menjamin sekolah tatap muka di Taput tetap mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Corona.

"Di aturan itu, bagi daerah yang siap melaksanakan dengan prokes saya pikir tidak masalah," jelas Nikson.

Nadiem sendiri sempat mengeluhkan masih ada pemerintah daerah yang tak mengizinkan belajar tata muka digelar di sekolah. Dia menyebut harusnya sekolah dibuka karena mal dan kantor sudah dibuka.

"Pada saat disurvei, bagi yang belum melaksanakan tatap muka, mayoritas dari mereka menyebut alasan kenapa belum melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas, itu adalah yang mayoritas menjawab bahwa pemda atau Satgas COVID-19 daerahnya belum mengizinkan," kata Nadiem saat rapat dengan Komisi X DPR RI, Senin (31/5).

Nadiem pun meminta dukungan Komisi X DPR agar sekolah di berbagai daerah diperbolehkan melakukan kegiatan pembelajaran tatap muka. Dia menegaskan sekolah tatap muka harus segera dimulai dari sekarang.

"Jadi poin di sini adalah mohon sekali dukungan Komisi X untuk membantu memperjelas dan komunikasi dengan dapil masing-masing untuk mengadvokasi agar pemda memperbolehkan sekolah-sekolah ini belajar untuk melakukan PTM (pembelajaran tatap muka) terbatas. Karena kalau ini membutuhkan waktu untuk pelatihan, reparasi, dan lain-lain. Dan harus mulai dari sekarang," ujar Nadiem.


(haf/haf)